Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

UPDATE Musibah Banjir Denpasar: Korban Tewas 18 Orang, 4 Masih Hilang

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 16 September 2025 | 17:41 WIB
TERBATAS - Tim SAR melakukan evakuasi terhadap seorang lansia yang terjebak dalam musibah banjir di Denpasar, Bali.
TERBATAS - Tim SAR melakukan evakuasi terhadap seorang lansia yang terjebak dalam musibah banjir di Denpasar, Bali.

RADAR BALI - Tim SAR Gabungan kembali mengidentifikasi satu korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda Denpasar pekan lalu.

Jenazah yang ditemukan pada Senin (15/9) pagi di aliran sungai DAM Tirta Gangga, Jalan Kertanegara, Ubung Kaja, terkonfirmasi sebagai Amin Suwandi, salah satu warga yang dilaporkan hilang sejak Rabu (10/9).

Jasad warga Perumahan Nuansa Kori Utama, Ubung, Denpasar, pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 08.55 WITA.

Warga yang curiga dengan bau menyengat dari tumpukan sampah di Gang Batu Medapit, menemukan bagian tubuh manusia saat menelusuri sumber bau tersebut.

Tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian di kawasan Ubung dan Pasar Kumbasari segera dialihkan ke lokasi penemuan.

Sekitar pukul 09.50 WITA, jasad berhasil dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Bali.

Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah dalam keadaan membusuk, tanpa busana, dan sulit dikenali secara fisik.

Namun, pihak keluarga Amin Suwandi yang berada di lokasi kejadian memiliki keyakinan awal bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarga mereka yang hilang.

Dugaan ini kemudian diperkuat dan dikonfirmasi setelah proses identifikasi oleh tim Inafis.

Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Wayan Juni Antara, menuturkan bahwa sepanjang hari Senin, operasi pencarian terus diintensifkan di tiga lokasi prioritas.

"Kami fokus di Bendungan Tukad Badung hingga mangrove Batu Lumbang, aliran sungai Pasar Kumbasari, dan kawasan Mengwitani," jelas Juni Antara.

Di Mengwitani, tim SAR dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sungai dari lokasi rumah yang longsor di Perumahan Permata Residence ke arah selatan.

Namun, hingga pukul 12.00 WITA, pencarian di area ini masih belum membuahkan hasil.

Upaya pencarian juga menghadapi kendala tumpukan sampah berukuran besar, sehingga Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan alat berat untuk membantu membersihkannya.

Tim juga sempat menerima laporan penemuan jenazah di Perairan Cemagi pada pukul 10.55 WITA. Namun, setelah SRU 1 melakukan penyisiran, laporan tersebut dipastikan tidak benar.

Tantangan lain dihadapi tim di Bendungan Tukad Badung. Pembukaan pintu air di muara bendungan dan banyaknya sampah membuat penggunaan perahu karet menjadi tidak memungkinkan karena berisiko tinggi mengalami kerusakan.

Tim akhirnya melakukan penyisiran manual di sepanjang sisi utara dan selatan bendungan.

Sementara itu, SRU lain yang bertugas di hutan Mangrove Batu Lumbang melakukan penyisiran menggunakan enam kano dengan 12 personel.

Dengan ditemukannya jenazah Amin Suwandi, total korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di Bali kini mencapai 18 orang.

Proses pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi, dengan tim SAR gabungan masih berupaya menemukan empat orang yang masih dilaporkan hilang.

Data korban hilang adalah Made Suwitri, 43 tahun, seorang pedagang yang dilaporkan hilang di Pasar Kumbasari. 

Sedangkan tiga korban lain yang masih dicari adalah Rio Hadnar Boelan, 56 tahun, Bewi Ratnawati Soenarjo, 57 tahun, dan Riviere Timothy George, 23 tahun. 

Ketiga korban adalah warga Perumahan Pertama Residence di Mengwitani yang dinyatakan hilang karena rumahnya yang berada di tepi sungai Tukad Yeh Penet longsor.

Sesuai prosedur, Basarnas, BPBD Bali, dan Polres Badung masih melakukan pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang hingga Rabu, 17 September 2025. *** 

 

 
 
Editor : Ibnu Yunianto
#denpasar #musibah #amin suwandi #RSUP Ngoerah #pasar kumbasari denpasar #tukad badung #ubung #kecelakaan #banjir bali #mengwitani