Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Halo, Para Pendaki, Ingat Pendakian Gunung Agung Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya

Zulfika Rahman • Selasa, 23 September 2025 | 13:13 WIB
GIRI TOHLANGKIR: Gunung Agung sementara ditutup bagi para pendaki selama acara prosesi ritual Pujawali Sabtu (20/9/2025) hingga Sabtu (27/9/2025).(dok.Radar Bali)
GIRI TOHLANGKIR: Gunung Agung sementara ditutup bagi para pendaki selama acara prosesi ritual Pujawali Sabtu (20/9/2025) hingga Sabtu (27/9/2025).(dok.Radar Bali)

 

AMLAPURA, RadarBali.id- Gunung Agung akan ditutup bagi aktivitas pendakian selama satu minggu penuh, terhitung mulai Sabtu (20/9/2025) hingga Sabtu (27/9/2025) mendatang. Penutupan ini dilakukan sehubungan dengan digelarnya upacara pujawali di Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat.

Puncak Upacara Digelar 24 September

Humas Pura Pasar Agung, I Wayan Suara Arsana, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini sudah dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait.

"Puncak Pujawali Buda Wage Ukir tahun ini akan berlangsung pada hari Rabu (24/9/2025)," ujar Suara Arsana, Senin (22/9). Ia menambahkan, seluruh persiapan upacara, termasuk bebantenan, telah disiapkan dengan matang agar rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

Untuk menjaga kelancaran upacara, Suara Arsana mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk menunda niatnya melakukan pendakian. Pihaknya juga meminta para pemandu wisata untuk membantu menjaga jalur pendakian.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya pendaki yang tidak mengetahui informasi penutupan dan tetap nekat mendaki.

"Kami berharap semua pihak bisa memahami. Ketika ada penjagaan, pendaki bisa langsung diinformasikan untuk membatalkan pendakiannya sampai batas waktu dibuka kembali," tegasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#gunung agung #upacara adat #pendakian #Penutupan Sementara