ACEH, radarbali.jawapos.com - Heboh Warganet Seorang istri diceraikan suami usai lolos PPPK hingga Pria di Aceh Singkil viral karena menceraikan istrinya jelang pelantikan PPPK, Sabtu (25/10/2025).
Kasus ini bermula ketika seorang pria dari Kabupaten Kabupaten Aceh Singkil yang baru dinyatakan lulus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) memutuskan untuk menceraikan istrinya secara tiba-tiba.
Istri berserta dua orang anak mereka kemudian tampak dalam video viral di media sosial saat hendak meninggalkan rumah suaminya. Dalam video tersebut, MS tampak menangis sambil memeluk kedua anaknya sebelum pergi menuju rumah orang tuanya.
Baca Juga: Berawal dari Penyamaran, Jaringan Pengedar Narkoba di Aceh Utara Dibongkar, Tiga Pria Ini Ditangkap
Ia menceritakan peristiwa yang menimpanya. bahwa perceraian tersebut berawal dari pertengkaran kecil di rumah, ketika suaminya pulang dan tidak menemukan lauk di meja makan.
Peristiwa ini terjadi tiga hari sebelum sang suami menerima SK PPPK. Padahal istrinya udah membelikan seragam untuk pelantikannya dari hasil berjualan sayur, namun tak disangka justru sang suami membalas dengan meninggalkannya.
Suami Fitri sempat meluapkan kemarahannya dan mengucapkan kata-kata kasar yang dianggap telah merendahkan martabat sang istri hingga malam itu suami lebih penting memilih pergi bersama teman-temannya
Baca Juga: Duh, Petik Kopi Berujung Tragis, Diduga Pelecehan Seksual, Pria Aceh Tengah Ini Diringkus
Keesokan harinya suami Fitri belum juga mereda hingga akhirnya Fitri membalas ucapan suaminya yang dianggap menyakitkan dirinya hingga pertengkaran besar pun tak terhindarkan.
Ketika Fitri sedang mencuci piring, suaminya diam-diam sudah mengemas pakaiannya dan pergi ke rumah tetangga untuk meminjam sepeda motor.
Setibanya kembali di rumah, sang suami langsung menjatuhkan talak kepadanya pada hari itu juga.
Tiga hari setelah kejadian tersebut, tepatnya pada 18 Agustus, suami Fitri resmi dilantik sebagai PPPK.
Baca Juga: Dua Hektare Ladang Ganja di Bireuen, Aceh, Dimusnahkan, Satu Pelaku Diringkus, Satu Buron
Fitri menegaskan bahwa perceraian itu bukan disebabkan oleh masalah rumah tangga semata, melainkan karena suaminya akan segera dilantik sebagai pegawai PPPK.
“Dia ceraikan saya karena mau jabatan. Padahal kami dulu berjuang bersama. Saya sempat berharap, setelah dia dilantik jadi PPPK, bisa sedikit membantu perekonomian keluarga,” ujar Fitri.
Meski begitu, kini Fitri mengaku sangat kecewa dan menegaskan tidak akan kembali jika suatu saat suaminya ingin rujuk.
Ia menekankan bahwa tujuannya bukan untuk membuka aib rumah tangga, melainkan untuk menunjukkan perjuangan seorang istri yang telah berkorban demi keluarga.
“Saya tidak malu. Saya cuma ingin dihargai. Saya bukan istri yang minta lebih, saya cuma ingin dihormati sebagai perempuan yang sudah berjuang,” tuturnya.***
Editor : M.Ridwan