DENPASAR, Radarbali.id – Ketua Pengempon Pura Dalem Batu Maguwung, Jimbaran, I Nyoman Saputra Yasa, memberikan klarifikasi terkait informasi penutupan akses menuju pura yang sempat ramai di media sosial.
Saputra mengatakan, pihaknya perlu mengklarifikasi agar info tersebut tidak memicu masalah dan kegaduhan di masyarakat.
”Informasi yang menyebut akses menuju Pura Dalem Batu Maguwung ditutup oleh pihak PT Jimbaran Hijau (JH) itu tidak benar,” ujar Saputra.
Menurut Saputra, hingga saat ini akses menuju Pura Dalem Batu Maguwung tetap diberikan oleh pihak PT JH selaku pemilik lahan di kawasan tersebut. ”Saya juga sempat komentar di salah satu postingan. Jangankan manusia, motor, mobil tronton pun bisa lewat. Jika mau sembahyang bebas lewat,” tegas Saputra.
Lebih lanjut dikataka, perusahaan tersebut juga memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang berlangsung di pura. Termasuk setiap ada piodalan memberikan bantun dan kontribusi untuk upacara di pura.
”Ini perlu saya luruska agar tidak nanti malah memicu polemik di Bali. Karena ini menyangkut pura, sangat sensitif. Setiap kali ada upacara piodalan, mereka turut memberikan kontribusi dan bantuan,” tukasnya.
Selain Pura Dalem Batu Maguwung yang mendapatkan perhatian, pura lain di kawasan tersebut tetap memiliki jalan akses yang dapat digunakan umat Hindu untuk melaksanakan persembahyangan.
Misalnya warga hendak sembahyang di Pura Batu Merejeng yang masih dalam area Jimbaran Hijau.
”Warga yang akan sembahyang disiapkan buggy car (mobil golf), nanti pamedek yang akan sembahyang naruh motor di parkir, akan diantar ke pura, kemudian nanti diantar balik lagi ke parkir,” bebernya.
Pun saat upacara ngaturang idangan lima tahun sekali sangat didukung.
Pihaknya menyayangkan munculnya informasi tidak benar di media sosial yang menyebut adanya pelarangan dari pihak investor terhadap akses masuk ke areal pura.
”Informasi di media sosial yang mengatakan investor melarang akses ke pura tidak benar sama sekali. Kami harapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi, sebaiknya memastikan informasi terlebih dahulu kepada pihak terkait,” tegasnya.
Ia mengapresiasi PT JH yang selama ini sudah berkontribusi terhadap kegiatan adat dan keagamaan di wilayah Jimbaran, sehingga hubungan terjalin harmonis. ***
Editor : Maulana Sandijaya