Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Berkat JKN-KIS, Operasi Katarak Made Mulus Tanpa Hambatan

Rosihan Anwar • Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:00 WIB
CERAH KEMBALI: Program JKN-KIS menjadi jalan bagi seorang pensiunan PNS, Made Serika untuk kembali melihat dunia dengan jernih. (ist) 
CERAH KEMBALI: Program JKN-KIS menjadi jalan bagi seorang pensiunan PNS, Made Serika untuk kembali melihat dunia dengan jernih. (ist) 
SINGARAJA, radarbali.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diluncurkan pada tahun 2014 sangat diidam-idamkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kehadiran program ini membawa angin segar bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Salah satu yang merasakan manfaat dari Program JKN-KIS adalah seorang pensiunan PNS, Made Serika.

Setelah memasuki usia senja, ia mulai merasakan masalah di daerah penglihatannya dan menyebabkan ia harus menjalani operasi katarak.

“Saya mulai merasakan kondisi kesehatan saya menurun disebabkan katarak yang saya derita sejak mulai pensiun.

Saya akhirnya memberanikan diri untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan benar saja akhirnya saya diminta untuk melakukan tindakan operasi.

Bersyukurnya saya telah memiliki kartu JKN-KIS ini sehingga saya tidak perlu khawatir akan biaya-biaya nanti yang harus saya keluarkan,” ujar Made kepada tim Jamkesnews, Kamis (12/5).

Menurut Made, JKN-KIS sangat membantunya selama menjalani pengobatan.

Ketika menjalani operasi ia mengaku tidak ada biaya sepeser pun yang ia keluarkan dan ia merasakan pelayanan yang sangat memuaskan karena dapat dilayani sepenuh hati.

Made berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa memiliki JKN-KIS saat ini sangat penting agar sewaktu-waktu ketika membutuhkan pelayanan kesehatan dapat segera mengaksesnya tanpa memikirkan biaya ke depannya.

“Di samping pelayanan kesehatan yang baik, iuran untuk peserta mandiri pun sangat terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing individu.

Iuran yang dibayarkan setiap bulan juga dapat membantu peserta lainnya yang membutuhkan, inilah yang dinamakan prinsip gotong royong, peserta yang sehat membantu peserta yang sakit,” ucapnya. (rba/ken)

 

 

  Editor : Rosihan Anwar
#bpjs kesehatan singaraja #jkn-kis #operasi katarak #gratis