Ruas Jalan Raya Jagaraga membentang dari Desa Giri Emas hingga ke Desa Galungan. Namun akses yang paling sering dilintasi kendaraan material proyek bendungan adalah ruas dari Desa Giri Emas hingga perbatasan Desa Menyali dan Desa Sawan.
Sepanjang jalur tersebut ada 25 titik yang mengalami kerusakan. Mulai dari retak, aspal mengelupas, hingga jalan yang berlubang. Titik terparah ada di depan gudang penggilingan beras, serta di depan Monumen Bhuana Kerta. Warga harus ekstra hati-hati karena lubang cukup dalam.
Kelian Subak Jagaraga Putu Mahardika menuding truk pengangkut material proyek bendungan jadi biang kerok kerusakan jalan. Warga sudah gemas dengan kondisi jalan tersebut. Sebab sudah berbulan-bulan tak ada perbaikan. Alih-alih diperbaiki, warga justru melakukan perbaikan secara swadaya.
“Warga inginnya segera diperbaiki. Minimal perbaikan sementara, supaya lebih aman dilewati. Meskipun cuma tambal sulam. Tapi selama ini tidak ada lanjut. Sebenarnya warga mau demo ke sana (proyek bendungan). Tapi kami berusaha redam,” katanya.
Perbekel Jagaraga Nyoman Partha pun mengamini hal tersebut. Menurutnya keluhan warga telah disampaikan berkali-kali. Baik pada pelaksana proyek, kecamatan, maupun pemerintah kabupaten. Namun hingga kini belum ada perbaikan. Ia berharap perbaikan segera dilakukan karena berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan.
“Kami sudah pernah ketemu warga dari Desa Kerobokan celaka di jalur ini. Sepeda motornya tidak bisa jalan lagi, karena mengantam lubang. Masyarakat juga sudah sering sekali komplain ke desa,” katanya.
Terpisah, Made Redita selaku Humas PT Adi Jaya (KSO) mengakui kerusakan jalan di wilayah Desa Jagaraga diakibatkan mobilitas truk proyek pembangunan bendungan Tamblang di Desa Sawan. Sejatinya, pihaknya sudah melakukan upaya perbaikan jalan dengan cara menambal jalan berlubang memakai campuran beton.
Terkait permintaan agar perbaikan keseluruhan dipercepat, Redita mengaku akan melakukan komunikasi kepada jajaran pimpinan.
“Upaya perbaikan sudah kami lakukan dengan cara menambal lubang dengan campuran beton. Penambalan lubang memang baru sebagian, dari arah selatan mulai batas Menyali-Jagaraga sampai ruas jalan pertashop Jagaraga. Melalui surat kepada Perbekel Jagaraga, pengaspalan perbaikan ruas jalan secara keseluruhan dijadwalkan bulan Desember 2022 ini,” katanya. (eps/rid)
Editor : M.Ridwan