Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Remaja Tawuran di Desa Kalisada, Seririt, Buleleng

Hari Puspita • Rabu, 23 November 2022 | 02:12 WIB
BERANTEM : Sejumlah remaja berkelahi di Desa Kalisada, Kecamatan Seririt , Buleleng. (video, repro : eka prasetya/radar bali)
BERANTEM : Sejumlah remaja berkelahi di Desa Kalisada, Kecamatan Seririt , Buleleng. (video, repro : eka prasetya/radar bali)
SINGARAJA–Aksi perkelahian kelompok remaja di Buleleng terus bermunculan. Kemarin (22/11) giliran video dua orang remaja putra yang tengah baku hantam. Keduanya diduga masih duduk di bangku SMP.

Dalam video berdurasi 19 detik itu, perkelahian terjadi di dekat pantai. Informasi yang beredar aksi perkelahian itu terjadi di wilayah Desa Kalisada, Kecamatan Seririt.


Dalam video terlihat ada dua orang remaja yang adu pukul. Seorang diantaranya mengenakan baju kaos berwarna hitam, dan seorang lagi mengenakan kaus abu-abu. Mereka saling pukul dan tending. Video berakhir saat remaja yang mengenakan kaos hitam berlari ke arah pantai.


Sebenarnya di dalam video tersebut ada 7 orang pemuda lain. Namun mereka tak ada niat meleraikan aksi pukul itu. Mereka hanya menyaksikan keduanya baku hantam. Ada pula yang merekam peristiwa tersebut.


Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya mengungkapkan, polisi telah menemukan identitas para remaja yang terekam dalam video tersebut. Mereka dipanggil ke Mapolsek Seririt pada Selasa (22/11) sore guna mendapat pembinaan.


Menurut Sumarjaya, aksi perkelahian itu terjadi pada Senin (21/11) lalu di wilayah Pantai Desa Kalisada yang menuju Banjar Dinas Tegallenga. Remaja yang terlibat masih berusia di bawah 16 tahun. Keduanya terlibat baku hantam hanya karena salah paham.


Masalahnya dipicu saat ujian di sekolah. Salah seorang diantaranya meminta jawaban soal ujian. Namun tak diberikan. Karena tak terima, remaja tersebut memukul rekannya di bagian perut. Walhasil,  keduanya sepakat menyelesaikan masalah tersebut sepulang sekolah di kawasan Pantai Desa Kalisada.


“Kapolsek Seririt sudah langsung melakukan pembinaan pada para remaja itu. Orang tuanya juga dipanggil ke polsek. Masalahnya sudah diselesaikan lewat Forum Sipandu Beradat,” kata Sumarjaya.


Asal tahu saja dalam sebulan terakhir sudah ada tiga video perkelahian remaja yang muncul. Pekan lalu, video tawuran antar kelompok pemuda di Jalan Ahmad Yani Singaraja, mencuat. Rupanya aksi tawuran itu dipicu taruhan di arena balap liar.


Kemudian pada Minggu (20/11) muncul perkelahian dua remaja putri di Jalan Karantina, Desa Celukan Bawang. Selanjutnya pada Selasa (22/11) muncul lagi video remaja putra yang melakukan aksi baku hantam.(eka prasetya/radar bali)

Editor : Hari Puspita
#remaja tawuran di Kalisada #video tawuran remaja #perkelahian remaja