Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Hantam Mobil, Pemotor Tewas di Tempat

Hari Puspita • Sabtu, 26 November 2022 | 14:07 WIB
MENGENASKAN : Polisi di tempat kejadian kecelakaan di jalan raya KM 25 Jalan Raya Singaraja-Amlapura. (foto: eka prasetya/radar bali)
MENGENASKAN : Polisi di tempat kejadian kecelakaan di jalan raya KM 25 Jalan Raya Singaraja-Amlapura. (foto: eka prasetya/radar bali)
SINGARAJA - Kecelakaan maut terjadi di KM 25 Jalan Raya Singaraja-Amlapura. Sebuah sepeda motor menghantam mobil. dampaknya pengemudi sepeda motor dinyatakan tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka parah di bagian kepala.
Peristiwa maut itu terjadi pada pukul 07.15 pagi kemarin (25/11). Kecelakaan tepatnya terjadi di wilayah Banjar Dinas Antasari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula.
Peristiwa bermula saat sepeda motor DK 3247 VX yang dikemudikan Gede Hodi Arthadana, 20, warga Desa Tejakula, melaju dari arah Tejakula hendak menuju Singaraja. Sementara dari arah berlawanan muncul mobil DK 7527 VD yang dikemudikan Gede Bagiastra, 69, warga Desa Sudaji.
Saat melintas di ruas tersebut, diduga pengemudi sepeda motor mengambil haluan terlalu ke kanan. Dampaknya pengemudi menghantam bagian depan mobil yang datang dari arah Singaraja.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi sepeda motor sempat terlempar beberapa meter. Warga sekitar bergegas keluar, berusaha memberikan pertolongan. Sayangnya saat dilakukan pemeriksaan, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Sementara pengemudi mobil dalam kondisi selamat. Hanya mengalami luka ringan karena terkena goresan kaca.
Kapolsek Tejakula AKP Ida Bagus Astawa mengatakan, dari hasil olah TKP diketahui jalan dalam kondisi lurus dan aspalnya cukup baik. Selain itu permukaan jalan dalam kondisi kering.
Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kecelakaan diduga karena pengemudi sepeda motor kurang hati-hati saat berkendara. “Pengemudi tidak memperhatikan keadaan jalan yang ada di depannya, sehingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Astawa. (eka prasetya/radar bali) Editor : Hari Puspita
#lakalantas #kecelakaan maut #Lakalantas di Singaraja