Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gempa Bumi di Turki, Disnaker Klaim PMI Asal Buleleng Aman

Donny Tabelak • Kamis, 9 Februari 2023 | 12:05 WIB
Warga dan tim SAR di wilayah utara Suriah mencari korban bangunan yang runtuh akibat gempa yang berpusat di Nurdagi, Turki. (Aaref Watad/AFP/Getty Images)
Warga dan tim SAR di wilayah utara Suriah mencari korban bangunan yang runtuh akibat gempa yang berpusat di Nurdagi, Turki. (Aaref Watad/AFP/Getty Images)
SINGARAJA– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng mengklaim para pekerja migran asal Buleleng yang bekerja di Turki, kini dalam kondisi aman. Hingga kemarin (8/2/2023) tak ada seorang pun pekerja migran Buleleng yang dilaporkan celaka akibat gempa yang terjadi di distrik Pazarcik, Provinsi Kahramanmaraş.

Kepala Disnaker Buleleng  Komang Sumerta Jaya mengatakan, saat ini ada 401 orang pekerja migran asal Buleleng yang bekerja di Turki. “Dari hasil koordinasi kami dengan BP2MI (Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Red), sampai tadi malam tidak ada PMI asal Buleleng yang jadi korban. Semua dalam kondisi aman,” kata Sumerta Jaya saat ditemui di Pantai Kerobokan, Rabu (8/2) pagi.

Menurutnya ratusan warga Buleleng itu sebagian besar bekerja di industri akomodasi pariwisata. Tepatnya bekerja sebagai karyawan spa maupun house keeping. Hampir 70 persen di antaranya merupakan wanita.

Sumerta Jaya mengaku bisa bernafas lebih lega, karena tidak ada PMI asal Buleleng yang mengalami naas saat bekerja di luar negeri. Apalagi para pekerja migran itu mengumpulkan devisa bagi negara.

Lebih lanjut ia mengatakan, Disnaker berencana mengumpulkan para pekerja migran asal Turki dalam waktu dekat. Pemerintah ingin mendengar langsung iklim pekerja pariwisata di sana. “Hukum ketenagakerjaan setiap negara kan beda-beda. Tapi tidak ada salahnya hal-hal baik itu diadopsi di sini,” imbuhnya.

Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng itu mengatakan, hingga kini para pekerja migran itu masih dipekerjakan oleh perusahaannya. Ia sendiri berharap pekerja migran itu tetap aktif bekerja. Kendati baru saja terjadi bencana di tempat mereka bekerja.

“Informasi sementara, selama perusahaan itu masih eksis dan bisa mempekerjakan, mereka  masih tetap dipertahankan. Tapi kalau perusahaannya terdampak, bisa jadi mereka akan dipulangkan. Kalau sudah demikian, kami harap KBRI di Ankara bisa membantu memfasilitasi mereka kembali ke Indonesia,” demikian Sumerta Jaya. (eps) Editor : Donny Tabelak
#disnaker #pmi #gempa bumi #Gempa turki