Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lapangan Terbang Letkol Wisnu Disiapkan Jadi Bandara Komersil, Target Perpanjang Runway

Eka Prasetya • Selasa, 19 September 2023 | 13:05 WIB
Suasana di Lapangan Terbang Letkol Wisnu saat difoto belum lama ini.
Suasana di Lapangan Terbang Letkol Wisnu saat difoto belum lama ini.

SINGARAJA– Lapangan Terbang (Lapter) Letkol Wisnu ditargetkan menjadi bandara komersial. Harapannya bandara itu bisa menerima penumpang yang menggunakan pesawat berbadan kecil. Sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. 

Selama ini Lapter Letkol Wisnu hanya digunakan sebagai lokasi latihan siswa penerbang dari Bali International Flight Academy (BIFA). Namun tahu ini lapter sepi aktivitas, karena BIFA memindahkan latihan ke Bandara Banyuwangi. 

Ide menjadikan Lapter Letkol Wisnu menjadi bandara komersil, mencuat saat DPRD Buleleng membahas draf revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Buleleng tahun 2023-2043. Dalam draft tersebut, pemerintah memasukkan opsi bandara baru Bali Utara terletak di Kecamatan Kubutambahan atau Kecamatan Gerokgak. 

Nah di luar opsi itu, dewan mengusulkan agar pemerintah juga mengoptimalkan pemanfaatan Lapter Letkol Wisnu. Karena selama ini pemanfaatan lapter belum optimal. “Selama ini statusnya kan bandara khusus. Untuk latihan saja. Tapi ada potensi dikembangkan jadi bandara komersial, sepanjang memenuhi standar teknis dan perundangan,” kata Ketua Pansus RTRW, Putu Mangku Budiasa. 

Menurutnya peluang itu terbuka lebar. Mengingat lahan masih sangat luas. Kementerian juga bisa saja mengizinkan Letkol Wisnu menjadi lokasi pendaratan pesawat berbadan kecil. Asalkan panjang runway alias landasan pacu, ditambah. 

Terpisah, Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana mengungkapkan, pengembangan Lapter Letkol Wisnu sangat terbuka. Menurutnya Pemprov Bali sempat mengutarakan untuk memperpanjang runway. Sehingga lapter bisa digunakan pendaratan pesawat berbadan kecil. “Kalau bisa diperpanjang, maka itu bisa jadi bandara yang mendaratkan penumpang jumlah 30-50 orang penumpang,” ujarnya. 

Menurutnya pemerintah siap berinvestasi tanah, mengingat Pemkab Buleleng punya aset di sana. Ia juga mengklaim pemerintah siap menerima opsi tukar guling dengan tanah milik provinsi. “Silahkan nanti provinsi yang mengurus. Nanti kan ekonomi masyarakat bisa hidup,” demikian Lihadnyana. (*)

Editor : Donny Tabelak
#lapangan terbang #bandara baru #dprd buleleng #bandara banyuwangi #bali utara #bandara komersil