Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pemprov Bali Ogah Respons Wacana Lapter Wisnu Jadi Bandara Komersial, Malah Nego Harga Sewa dengan BIFA

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 21 September 2023 | 12:05 WIB
MASIH DIKUASAI BIFA: Lapangan terbang (lapter) Letkol Wisnu Gerokgak Buleleng saat ini masih berada dalam pengelolaan  Bali International Flight Academy (BIFA).
MASIH DIKUASAI BIFA: Lapangan terbang (lapter) Letkol Wisnu Gerokgak Buleleng saat ini masih berada dalam pengelolaan Bali International Flight Academy (BIFA).

DENPASAR, radarbali.id - Harapan lapangan terbang  (Lapter) Letkol Wisnu menjadi bandara komersial, masih menjadi kajian Pemerintah Provinsi Bali.  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, I Dewa Made Indra mengakui, sebagian besar lahan adalah milik Pemprov Bali. 

Diakui pula, masa kerja sama dengan sekolah penerbangan  sudah habis. Dewa Made Indra mengatakan, pengelola lama mengajukan permohonan untuk melanjutkan penggunaan sebagai sekolah penerbangan.

"Tapi dari Pemprov Bali masih mengkaji harga sewa yang tepat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kami sudah sampaikan hasil penghitungan harga yang tepat sesuai peraturan perundang-undangan. Kami sudah sampaikan hasil perhitungan harga yang tepat sesuai aturan perundang-undangan. Jadi sedang dibicarakan dibahas dengan yang mengajukan permohonan. Belum ada keputusan untuk itu," terang Dewa Made Indra.

Mantan Kalaksa BPBD Provinsi Bali ini menegaskan itu memang sebagai sekolah penerbangan, jika ada usulan lain ia tidak merespon. "Kalau yang dulu itu digunakan sekolah penerbangan. Wacana lain saya tidak respon ya. Saya berangkat dari fakta selama ini lapangan Wisnu untuk sekolan penerbang. Tahun kemarin  masa kerjanya berakhir dan sekarang  diajukan permohonan," ujarnya. 

Ia menjelaskan ada dua pemilik aset, sebagian besar Pemprov Bali dan sisanya Pemkab Buleleng. Seperti diketahui,  Dewan Buleleng berharap lapangan itu bisa jadi bandara   menerima penumpang yang menggunakan pesawat berbadan kecil. Sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. 

Selama ini Lapter Letkol Wisnu hanya digunakan sebagai lokasi latihan siswa penerbang dari Bali International Flight Academy (BIFA). Namun tahu ini lapter sepi aktivitas, karena BIFA memindahkan latihan ke Bandara Banyuwangi.

Usulan menjadikan Lapter Letkol Wisnu menjadi bandara komersil, muncul  saat DPRD Buleleng membahas draf revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Buleleng tahun 2023-2043. Dalam draft tersebut, pemerintah memasukkan opsi Bandara Bali Utara terletak di Kecamatan Kubutambahan atau Kecamatan Gerokgak. ***

 

Editor : M.Ridwan
#lapangan terbang #BIFA #lapter #lapter letkol wisnu