SINGARAJA– Kebakaran hutan di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, belum berhasil dikendalikan. Titik api masih terlihat di kawasan hutan. Asap juga masih mengepul dan terlihat jelas dari arah pemukiman warga.
Kebakaran di lokasi tersebut dilaporkan terjadi sejak Sabtu (14/10) siang. Hingga pukul 15.00 sore kemarin, asap masih terlihat. Tim juga masih bersiaga mengantisipasi meluasnya kebakaran.
Hasil identifikasi Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Bali Utara, kebakaran terjadi di kawasan Munduk Barong, Desa Banyupoh. Kawasan itu berjarak lebih dari 1 kilometer dari pemukiman terdekat. Posisi kebakaran berada di puncak bukit, tepatnya di sisi selatan Pura Kerta Kawat.
Kepala KPH Bali Utara, I Wayan Suardana mengatakan, pihaknya telah mengerahkan regu pengendalian kebakaran hutan. Regu tersebut telah bergerak melakukan pemadaman, sekaligus mengantisipasi api mendekati pemukiman. Proses pemadaman harus dilakukan secara manual.
“Saat ini jaraknya cukup jauh dari pemukiman. Titik api ada di kawasan perbukitan. Ada dua regu yang sudah stand by di sana memantau titik api, sekaligus mengantisipasi kalau terus melebar,” katanya.
Menurut Suardana KPH sudah berkoordinasi dengan komponen masyarakat setempat. Terutama yang tergabung dalam masyarakat peduli api. Mereka siap membantu proses pemadaman apabila api mendekati kawasan pemukiman. Selain itu KPH sudah meminta pendampingan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, serta TNI.
“Perkiraan masih ada titik api. Karena kepulan asap masih terlihat. Dia pasti melebar, tergantung juga tiupan angin,” imbuhnya.
Lebih lanjut Suardana mengatakan, dari karakteristik api yang muncul, diduga kebakaran itu dipicu faktor kelalaian manusia. Diduga ada masyarakat yang beraktivitas di dalam hutan mencari rumput atau madu hutan, namun lupa memadamkan api.
“Bisa jadi mereka merokok atau membuat air hangat, lupa mematikan apinya. Bisa juga membakar rumput agar dapat rumput yang muda, supaya dapat hijauan yang baru untuk pakan ternak,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejak Sabtu (14/10) lalu terjadi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Hutan Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak. Kobaran api terlihat jelas pada malam hari. Hingga sore kemarin, kebakaran belum berhasil dikendalikan.***
Editor : Donny Tabelak