Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pasokan Air Menipis dan Harga Anjlok, Luas Perkebunan Anggur di Seririt Terus Menyusut

Eka Prasetya • Rabu, 25 Oktober 2023 | 11:05 WIB
Salah seorang petani di Desa Ringdikit yang masih mempertahankan lahannya untuk ditanami anggur.
Salah seorang petani di Desa Ringdikit yang masih mempertahankan lahannya untuk ditanami anggur.

SERIRIT– Luas perkebunan anggur di Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, terus menyusut. Penyebabnya pasokan air yang kian menipis ditambah lagi harga yang kerap anjlok gegara dipermainkan tengkulak. Alhasil petani kini memilih menggarap komoditas lain.

Seperti di Banjar Dinas Kuwum, Desa Ringdikit. Petani tengah bimbang untuk membabat kebun anggur miliknya. Gegara pasokan air sangat minim.

“Saya sudah 10 tahun tanam anggur. Mestinya kan setelah panen harus sering disiram. Tapi sekarang tidak dapat air. Akhirnya sekarang kalau ada buah, jadinya kecil-kecil,” kata Luh Merta, 65, petani setempat.

Selain itu petani kian ogah mempertahankan anggur. Penyebabnya harga dipermainkan tengkulak. Kini harga anggur di tingkat petani pada kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 9 ribu per kilogram.

Perbekel Desa Ringdikit, Made Sumadi mengakui kondisi tersebut. Menurutnya sejak lima tahun terakhir kebun anggur terus menyusut. Ia memperkirakan kini luas perkebunan anggur di desanya hanya tersisa sekitar lima hektare saja. Padahal dulunya luas kebun anggur bisa mencapai 30 hektare.

“Masalah yang utama itu memang air. Karena anggur ini kan boros air. Kalau kemarau begini susah dapat air. Belum lagi persoalan harga. Kalau sekarang harga sudah relatif aman karena ada perusahaan wine yang mau menyerap hasil panen petani,” ujarnya.***

Editor : Donny Tabelak
#perkebunan anggur #Seririt Buleleng #petani anggur #pasokan air