Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gedung Anyar Milik BPBD Buleleng Tuntas Dikerjakan, Target Dihuni Tahun Depan

Eka Prasetya • Rabu, 20 Desember 2023 | 08:05 WIB

 

Gedung baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng di Desa Tukadmungga.
Gedung baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng di Desa Tukadmungga.

BULELENG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dapat jatah gedung baru. Bangunan yang semula berfungsi jadi gudang logistik, kini disulap jadi gedung kantor. Seperti apa kondisinya?

Sebuh bangunan di Jalan Satria Darma, Desa Tukadmungga terlihat mencolok. Warnanya dominan oranye. Bangunan itu adalah gedung kantor yang akan digunakan sebagai sekretariat BPBD Buleleng.

Tatkala Jawa Pos Radar Bali mendatangi gedung itu, tidak terlihat aktivitas sama sekali. Peralatan proyek sudah diangkut pelaksana proyek. Pintu gerbang terkunci rapat. Bahkan ada tanda palang yang bertuliskan “Yang Tidak Berkepentingan Dilarang Masuk”.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Selama Tiga Bulan BPBD Karangasem Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih

Bangunan itu dulunya digunakan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Buleleng. Sejak kewenangan kehutanan diambil alih Pemerintah Provinsi, gedung sempat digunakan untuk Dinas Statistik Buleleng. Belakangan Dinas Statistik dilikuidasi, gedung pun mangkrak.

Gedung itu sempat digunakan untuk gudang logistik dan peralatan BPBD Buleleng. Namun sejak pertengahan tahun lalu, gedung itu diratakan. Sehingga aktivitas gudang logistik dan peralatan dipindah ke Jalan Jatayu, Singaraja.

Setelah diratakan, gedung kemudian dibangun kembali dengan nilai kontrak Rp 5,31 miliar. Gedung itu dikerjakan kontraktor pelaksana CV. Genta Buana Sakti selama 150 hari kalender.

Baca Juga: Hujan Mulai Turun, BPBD Klungkung Ingatkan Waspada Bencana

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, pengerjaan gedung sudah tuntas. Pelaksana proyek juga telah menyerahkan gedung kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). “Sudah diserahkan ke Dinas PU. Karena untuk proyek fisik yang menangani memang Dinas PU,” kata Ariadi.

Pihaknya pun akan segera berkoordinasi terkait pencatatan aset. Setelah aset jelas, maka pihaknya akan melakukan upacara melaspas gedung kantor dan parahyangan. “Harapan kami bisa melaspas tahun depan. Anggarannya sudah ada. Paling cepat Januari baru melaspas,” ujarnya.

Selanjutnya ia akan memindahkan seluruh peralatan dan aset ke gedung baru. Mengingat tidak ada alokasi dana untuk pengadaan peralatan kantor yang baru.

Baca Juga: Status Darurat Kebakaran TPA Mandung Bakal Dicabut, BPBD Sebut Titik Api dan Asap Berkurang

“Kami optimalkan peralatan yang ada di kantor lama. Nanti kami bawa semua ke gedung yang baru,” imbuh Ariadi.

Nantinya gedung itu akan digunakan sebagai pusat perkantoran BPBD Buleleng, aktivitas Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops), gudang logistik, serta gudang peralatan. Bahkan tak menutup kemungkinan akan ada perluasan gedung bila diperlukan. Mengingat kantor baru kini berdiri di atas lahan seluas 44 are, sementara bangunan gedung hanya seluas 12 are. ***

Editor : Donny Tabelak
#gedung anyar #bpbd buleleng #proyek #Dishutbun