Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Yang Khas dari Perayaan Natal di Bali (3): Forkompinda Sampaikan Semangat Kerukunan

Eka Prasetya • Rabu, 27 Desember 2023 | 01:05 WIB
KHIDMAT: Ibadah Natal di Gereja Paroki Santo Paulus, Singaraja. (eka prasetya/radarbali)
KHIDMAT: Ibadah Natal di Gereja Paroki Santo Paulus, Singaraja. (eka prasetya/radarbali)

Hari Senin (25/12/2023) merupakan hari suci bagi umat Kristiani. Umat di seantero negeri, merayakan hari raya Natal. Begitu pula di Buleleng, keceriaan perayaan begitu terasa.

LANTUNAN puji terdengar merdu dari Gereja Paroki Santo Paulus, Singaraja. Berbagai kidung pujian dipanjatkan sebelum umat menjalankan ibadah misa.

 Pagi itu (25/12/2023), umat Katolik di Buleleng berduyun-duyun mendatangi gereja yang terletak di ruas Jalan Kartini, Singaraja itu. Mereka tengah menjalani ibadah Natal yang dijadwalkan berlangsung pada Senin pagi.

Tak lama kemudian rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) datang ke gereja tersebut. Rombongan dipimpin Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana. Tampak sejumlah anggota Forkompinda, yakni Komandan Kodim 1609/Buleleng Letkol Kav Angga Nurdyana, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, serta Kajari Buleleng Rizal Syah Nyaman.

Selain itu rombongan juga didampingi Ketua Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Buleleng, Gede Made Metera, serta Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Buleleng, Gede Suyasa.

Di hadapan jemaat, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengucapkan selamat hari raya Natal kepada umat Kristiani. Ia berharap kehadiran seluruh pimpinan daerah dapat menjadi simbol bahwa seluruh umat yang ada di Buleleng merupakan saudara.

“Kami merasa gembira bisa mengikuti secara langsung perayaan natal yang penuh sukacita dan kedamaian. Mudah-mudahan damai Natal bisa memberikan vibrasi pada kita, sehingga tidak hanya damai di hati namun damai di dunia,” ungkapnya.

Menurut Lihadnyana, Buleleng punya sejarah panjang dalam hal toleransi dan moderasi beragama. Hal tersebut dibuktikan dengan penghargaan Kampung Pancasila oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) beberapa waktu lalu. Penghargaan itu merupakan wujud nyata perwujudan pluralisme yang terjadi di Buleleng.

“Perbedaan itu harus kita wujudkan menjadi sebuah kekuatan, untuk membangun Buleleng dan menjaga NKRI. Semua harus menghargai satu sama lain, sehingga kerukunan umat beragama bisa terwujud hingga ke pelosok-pelosok desa,” tegasnya.

Selain melakukan kunjungan ke Gereja Paroki Santo Paulus, rombongan Forkompinda juga melakukan kunjungan ke gereja lain. Di antaranya GPIB PNIEL di Jalan Ngurah Rai Singaraja, serta GKPB Sabda Bayu di Jalan Gatot Kaca. [*]

Editor : Hari Puspita
#nataru 2024 #buleleng