Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mengikuti Prosesi Natal Gereja Ortodoks Rusia di Buleleng: Bukan 25 Desember, Busana dengan Salib nan Khas

Francelino Junior • Selasa, 9 Januari 2024 | 01:05 WIB
NATALAN DI  BULAN JANUARI : Jemaat Gereja Orthodox Rusia St. Nikholas Bali saat perayaan ibadah Natal. (foto:francelino junior)
NATALAN DI BULAN JANUARI : Jemaat Gereja Orthodox Rusia St. Nikholas Bali saat perayaan ibadah Natal. (foto:francelino junior)

Suasana khusyuk,khidmat mewarnai perayaan Natal yang berlangsung di Gereja Orthodox Rusia St. Nikholas Bali yang beralamat di salah satu perumahan di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng.

KEKHUSYUKAN itu begitu terasa. Lantunan doa dan nyanyian berbahasa Indonesia, serta aroma dupa juga menyerbak menambah kekhidmatan ibadah Natal.

Ritaul itu berlangsung Minggu (7/1/2024). Ini merupakan Natal bagi mereka. Perayaan ini memang  berbeda dengan Natal yang lazim, yakni pada tanggal 25 Desember.

Puluhan jemaat datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng. Laki-laki mengenakan kemeja dengan kalung salib khas Ortodoks di luarnya. Sedangkan perempuan mengenakan kerudung.

Sementara di dalam gereja, pohon natal telah terpasang di salah satu sudutnya. Ditambah dengan ikon atau gambar kelahiran Yesus yang diletakkan di depan Ruang Maha Kudus.

Alex Kobesi selaku Pastor Paroki menjelaskan bahwa perbedaan perayaan Natal, lantaran mengikuti penanggalan kalender Julian. Pada kalender tersebut, hari ini merupakan tanggal 25 Desember 2023.

"Hari ini lebih berfokus pada kelahiran Yesus. Kalau kemarin (Sabtu) berfokus pada penyambutan kelahiran-Nya," jelas Romo Alex ditemui usai ibadah pada Minggu (7/1/2024) siang.

Pada Natal kali ini, Gereja Ortodoks Rusia mengirim pesan agar jemaatnya menjadi penghibur bagi sesama yang berkebutuhan dan sakit. Mulai dari membagikan sukacita, menjenguk sesama yang sakit dan menderita, serta memberikan penguatan bagi yang putus asa.

"Mari merayakan Natal bukan dengan nyanyian dan ucapan yang indah saja, tetapi juga dengan perbuatan yang baik untuk sesama. Semoga Natal membawa harapan baik bagi kita semua," pesannya.

Ibadah hari ini merupakan perayaan puncak dari rangkaian ibadah Natal sejak hari Jumat (5/1/2024) lalu. Rangkaian awal, selain mempersiapkan dengan dekorasi, mereka melakukan ibadah jam rajani. Kemudian pada hari Sabtu (6/1/2024), mereka melakukan ibadah Vigili Natal. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#kristen ortodoks #buleleng #natal