SINGARAJA, RadarBali.id-Pasca diterjang banjir dan terendam lumpur setinggi 60 cm pada Minggu (25/2/2024) lalu, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Bungkulan, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng akhirnya dibersihkan.
Pembersihan lumpur yang sudah mengeras di halaman sekolah, dilakukan pada Jumat (1/3/2024) mulai pukul 07.30 Wita.
Kegiatan ini dilakukan oleh guru, siswa, orang tua siswa, juga dibantu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, serta Polsek dan Koramil Sawan.
Dari pantauan Radar Bali, tampak Damkar Buleleng dengan mobil pemadamnya menyemprotkan air untuk membersihkan sisa lumpur di halaman sekolah. Juga dibantu oleh anggota Polsek dan Koramil Sawan.
Sementara siswa kelas 3 sampai kelas 6, guru, dan orang tua siswa tampak menyapu lumpur yang disemprot agar cepat bersih.
Kepala SDN 3 Bungkulan, I Made Surya Restu Cahyono menjelaskan bila pembersihan lumpur ini mundur dilakukan, karena sebelumnya bertabrakan dengan persiapan Hari Raya Galungan. Sehingga hari Jumat (1/3/2024) dipilih, lantaran telah melewati Hari Raya Galungan.
“Hari ini memang fokus pembersihan lumpur. Kalau di ruang kelas secara keseluruhan sudah bersih, meski belum 100 persen. Target rampung pembersihan hari ini,” ujarnya di sela-sela pembersihan.
Surya Restu mengatakan bila pihaknya belum bisa memperkirakan jumlah kerugian sekolah akibat diterjang banjir lumpur.
Tetapi ia mentafsir sekitar puluhan juta rupiah. Terlebih lagi, kerusakan yang dialami lebih pada dokumen-dokumen sekolah serta buku modul siswa.
Ia pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng mengenai kerusakan yang dialami, agar bisa ditangani menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Buleleng.
“Sedang dikoordinasikan dengan dinas, kalau bisa diambilkan melalui dana BOS. Kalau kerusakan lebih dari perkiraan, akan diberikan Dana Alokasi Khusus dari APBD Kabupaten,” lanjutnya.
Mengantisipasi kembali datangnya banjir, Surya Restu mengatakan telah berkoordinasi dengan Perbekel Desa Bungkulan untuk melakukan perbaikan drainase dan peninggian senderan di sebelah timur sekolah.
Lantaran dari arah tersebut datangnya banjir lumpur yang menggenangi sekolah.“Sudah koordinasi dengan perbekel untuk melakukan perbaikan drainase dan peninggian senderan, agar lebih aman,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita