SINGARAJA, radarbali.id - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui unit Corporate Social Responsibility (CSR) bekerja sama dengan Yayasan Rumah Pintar Cahaya Kasih, melaksanakan kegiatan pemberian bantuan berupa bibit pohon produksi.
Adapun bibit yang dibagikan adalah bibit Durian Kiraja, Alpukat Jebelo, dan Manggis Gempeng. Total ada 10.000 bibit yang dibagikan.
Rencananya lahan tersebut akan ditanam di atas lahan seluas 20 hektare yang tersebar di dua desa. Yakni Desa Madenan dan Desa Les di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Bibit pohon diberikan kepada kelompok tani dan pengelola hutan desa sebagai penerima manfaat, yang telah melalui seleksi dan penilaian.
Mengambil tema, “Menanam Pohon, Membangun Ekosistem” pemberian bibit ini merupakan langkah nyata Telkom yang selalu konsisten mendukung salah satu program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) No. 15, yakni Menjaga Ekosistem Darat.
Penanaman itu disaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Gede Melandrat, General Manager Telkom Witel Singaraja Gede Arka Puniatmaja, dan Manager Shared Service & General Support Anak Agung Raka Wahyuni, serta Kelompok Tani di Desa Madenan dan Desa Les sebagai penerima bibit. Penyerahan itu dilakukan pada Kamis (20/6/2024).
Jenis pohon yang diberikan dalam program CSR ini bermanfaat dapat mencegah erosi dan tanah longsor. Selain itu pemberian bantuan ini diharapkan membuat para petani lebih produktif dan meningkatkan kapasitas ekonomi.
Buah-buah yang dihasilkan nantinya dapat mendukung kegiatan produksi berbagai UMKM panganan maupun mendukung aktivitas agrowisata yang ada di Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Kepala DLH Buleleng, Gede Melandrat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Telkom atas bantuan pemberian bibit pohon. Ia juga berpesan agar bibit-bibit pohon yang diberikan dirawat sebaik mungkin.
“Saya harap kedepannya kalau memang mau menanam, carilah bibit yang memang sudah jadi brand di desa tersebut. Contohnya hari ini kita menanam Madenan. Kalau mau menanam durian, kita tanam saja bibit durian Ki Raja, tidak usah bawa durian jenis lain. Sehingga kedepan menjadi brand kawasan,” ujarnya.
Sementara itu, Perbekel Madenan, Gede Mustika mengatakan, pihaknya sengaja menanam di atas lahan hutan yang dikelola oleh LPHD. Harapannya bibit-bibit itu tidak diganggu orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Kami juga berharap kawasan ini bisa menjadi salah satu tempat edukasi eco wisata. Sehingga memberikan dampak bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Ditemui terpisah, General Manager Telkom Witel Singaraja Gede Arka Puniatmaja berharap kegiatan pemberian pohon ini dapat lebih sering dilakukan dan diikuti pihak lain sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, sosial, dan perekonomian masyarakat Kabupaten Buleleng, terutama Desa Madenan dan Les.
Selain untuk menjaga kelestarian alam dan bibit pohon varietas unggul, program ini juga membantu Pemerintah Kabupateng Buleleng dalam percepatan pemerataan perekonomian masyarakat.
Gede Arka Puniatmaja menambahkan bahwa saat ini Telkom siap berpartisipasi untuk percepatan pembangunan desa, hal tersebut didukung dengan program digitalisasi baik bagi petani, UMKM maupun masyarakat umum.
Dengan adanya jaringan internet dan platform digital, maka komunikasi antara petani di desa dan masyarakat di kota dapat terhubung dimana produk pertanian dapat terhubung dengan pasar secara digital seperti contohnya platform Agree dan PadiUMKM. (rba) ***
Editor : M.Ridwan