SINGARAJA, Radar Bali.id -Berbagai cara dilakukan penyelenggara pemilu di Kabupaten Buleleng, menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Salah satunya yang dilakukan di Kecamatan Sawan, penyelenggara pemilu melakukan gerakan hidup sehat pada Jumat (12/7/2024) pagi.
Menariknya, kegiatan ini juga sebagai bentuk kolaborasi antara Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sawan, sebagai perpanjangan tangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buleleng, dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawan, yang merupakan perpanjangan tangan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Buleleng.
Gerakan hidup sehat ini berlangsung di Pantai Kerobokan, Kecamatan Sawan. Di sana, penyelenggara pemilu ini melakukan senam dan bersih-bersih pantai.
Harapannya, jika penyelenggara sehat tentu akan berdampak pada Pilkada Buleleng yang bermartabat.
Ketua Panwaslu Kecamatan Sawan, Gede Juliarta yang menginisiasi kegiatan ini, menjelaskan bila ini dilakukan bersama dengan PPK, Pengawas Pemilu Desa (PKD), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kecamatan Sawan.
Harapannya, untuk mencerminkan kolaborasi yang kokoh antara penyelenggaraan Pilkada Buleleng 2024, khususnya di wilayah Kecamatan Sawan. Meski pihaknya juga menyebutkan bila integritas dan profesionalisme dalam setiap tahapan pilkada patut dijaga.
"Penyelenggara yang sehat adalah kunci untuk mewujudkan pilkada yang bermartabat. Integritas dan profesionalisme tentu menjadi landasan utama," kata Juliarta.
Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Sawan, I Nyoman Hutri Wibawa menjelaskan bila jasmani yang sehat akan melahirkan pemikiran dan kerja positif. Tentu ini berdampak pada koordinasi antara penyelenggara yang berjalan lebih baik.
Disinggung mengenai kondisi calon pemilih dan petugas untuk Pilkada Buleleng 2024, khususnya generasi muda, Hutri Wibawa menegaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi hingga ke tingkat desa.
“Kami berharap pemilih pemula berusia 17 tahun, dapat meningkatkan kesadaran terhadap hak pilihnya dalam menentukan pemimpin yang sesuai harapan masyarakat,” ujarnya. [*]
Editor : Hari Puspita