SINGARAJA, Radar Bali.id - Sebuah video berdurasi 1 menit 37 detik beredar di media sosial Facebook. Dalam video tersebut, menampilkan situasi Jalan Gajah Mada yang menjadi rute lomba gerak jalan 8 Kilometer (Km) yang macet total. Bahkan peserta pun sempat jalan di tempat.
Dalam postingan tersebut, dituliskan kekecewaan lantaran tidak dilakukan sterilisasi sebelumnya, di rute yang akan dilewati para peserta lomba gerak jalan. Akibatnya kendaraan yang melewati jalur tersebut malah terjebak macet, yang berdampak pada kelancaran lomba.
Salah satu lajur malah dipenuhi oleh kendaraan, sedangkan peserta gerak jalan akhirnya melewati lajur yang berlawanan, agar tetap bisa mencapai finish. Parahnya lagi, ada dua regu yang terjebak di antara kemacetan kendaraan di jalanan.
Untuk diketahui, pada Selasa (6/8) telah terlaksana lomba gerak jalan 8 Km tingkat SD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI). Tercatat sebanyak 115 regu yang ikut serta.
Rutenya dari Taman Kota Singaraja menuju ke Jalan Udayana, Jalan Sudirman, Jalan A. Yani depan pintu keluar Pasar Banyuasri, Jalan A. Yani, Jalan Dewi Sartika Utara, Jalan A. Yani, Jalan Diponegoro, Jalan Erlangga, Jalan Hasanudin, Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, dan finish di depan Gedung DPRD Buleleng.
Ketua Panitia Lomba Gerak Jalan, Made Astika mengatakan bahwa mengenai hal tersebut sudah ada yang bertugas atau memiliki tugas masing-masing. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng hanya sebagai penyelenggara kegiatan saja.
”Itu tugasnya dari keamanan. Koordinatornya itu Satpol PP, anggotanya ada Dinas Perhubungan,” katanya dikonfirmasi via sambungan telepon.
Mengenai hal tersebut, Ketua Panitia Lomba Made Astika saat dikonfirmasi mengatakan sudah ada tugas masing-masing. Pihaknya di Disdikpora hanya menyelenggarakan pelaksanaan kegiatan.
"Untuk jalan raya itu tugasnya dari keamanan. Di mana koordinatornya adalah Kasatpol PP, sedangkan anggotanya ada dishub," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng, Gede Arya Suardana mengatakan bila yang berwenang adalah Dinas Perhubungan (Dishub). Instansi tersebut memang menjadi anggota dari tim keamanan.
Ia juga menyarankan agar mengkonfirmasi terkait pengaturan lalu lintas ke panitia dari KONI maupun Disdikpora Buleleng. Bahkan ia juga mengatakan bila secara teknis dapat ditanyakan juga ke Satlantas Polres Buleleng.
”Kalau masalah kemacetan lalu lintas yang berwenang menjawab dari Pemda adalah Dishub. Kalau kami, bertugas di pengamanan start, etape, dan finish-nya,” kata Arya Suardana. [*]