Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Inovasi Sistem Digital Si Tri Datu Diluncurkan, Ini Harapan Pelayanan Maksimal RSUD di Buleleng

Francelino Junior • Minggu, 24 November 2024 | 23:30 WIB
TARGET TINGKATKAN PELAYANAN : Peluncuran inovasi yang dikembangkan RSUD Buleleng bidang kesehatan, Si Tri Datu,  untuk pelayanan maksimal.( Foto: Pemkab Buleleng untuk Radar Bali)
TARGET TINGKATKAN PELAYANAN : Peluncuran inovasi yang dikembangkan RSUD Buleleng bidang kesehatan, Si Tri Datu, untuk pelayanan maksimal.( Foto: Pemkab Buleleng untuk Radar Bali)

SINGARAJARadar Bali.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng meluncurkan inovasi Sistem Terintegrasi Pelayanan Gawat Darurat atau Si Tri Datu. Peluncuran ini dilakukan pada Sabtu (23/11/2024) pagi di Gedung Buleleng Command Center (BCC).

Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD., mengatakan, pengembangan inovasi ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk menjawab masalah yang terjadi di Buleleng dan wilayah sekitar. Yakni tentang tingginya angka kesakitan dan kematian.

Disebutkan lagi, yang menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian, karena banyaknya kasus ibu melahirkan, bayi baru lahir, kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, stroke, dan kegawatdaruratan lainnya yang tidak tertangani dengan cepat.

”Inovasi ini memberikan output respons cepat penanganan pasien gawat darurat dan luarannya menurunkan angka kesakitan dan kematian, sehingga menaikkan angka derajat kesehatan masyarakat buleleng dan sekitarnya,” ujar dr. Arya.

Pengembangan inovasi Si Tri Datu dari RSUD Buleleng ini melibatkan Dinas Kominfosanti, Dinas Perhubungan, Dinas Damkar dan Penyelamatan, hingga Polres Buleleng. 

Kolaborasi dengan sejumlah stakeholder ini tentu untuk meningkatkan waktu respons dalam menangani pasien gawat darurat. 

Dalam praktiknya, masyarakat dapat menghubungi call center, kemudian informasi dari masyarakat akan diteruskan admin medis ke RSUD Buleleng. Sehingga rumah sakit akan menyiapkan sarana pelayanan yang sesuai.

”Sehingga begitu pasien diantar, maka di rumah sakit sudah siap pelayanan, entah itu pemasangan ring jantung, penanganan stroke, atau operasi ibu melahirkan,” lanjutnya. 

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana menekankan agar inovasi di bidang kesehatan ini dapat menjadi wujud nyata, dalam pemecahan masalah yang ada di masyarakat. 

Inovasi ini juga meningkatkan tata kelola, sebab melakukan efektifitas dan efisiensi anggaran. Namun yang utama, tetap memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat.

”Tapi masyarakat juga harus diberi tahu bagaimana cara aksesnya. Karena ini sentuh langsung ke masyarakat,” pinta Lihadnyana. [*]

Editor : Hari Puspita
#rsud #buleleng #pelayanan #digitalisasi