SINGARAJA, Radar Bali.id - Polres Buleleng berencana membuat inovasi yakni Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Ini dicetuskan lantaran korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di tahun 2024 meningkat.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan di tahun 2024 terjadi sebanyak 1.250 kasus laka lantas, yang sebanyak 222 pelakunya berusia 17-21 tahun. Dari jumlah itu juga, korban laka lantas yang meninggal mencapai 111 orang di tahun 2024.
Diakuinya, kematian yang diakibatkan dari peristiwa laka lantas di Buleleng, karena sejumlah faktor, yang salah satunya kurang optimalnya pemberian pertolongan pertama pada korban laka lantas.
Hal ini terjadi, sebab di kalangan masyarakat umum, banyak yang enggan melakukan pertolongan pertama, karena muncul kepercayaan, apabila menolong korban laka lantas akan dijadikan saksi oleh polisi.
Ternyata itu ditakutkan oleh masyarakat, karena enggan berurusan dengan aparat berwajib, padahal hanya sekedar menolong korban saja. Hal tersebut juga berpengaruh pada korban laka lantas, yang seharusnya bisa tertolong malah meninggal dunia.
”Menyikapi hal itu, di tahun 2025 Polres Buleleng akan membuat pelatihan pertolongan pertama pada laka lantas, khususnya di lokasi-lokasi black spot atau rawan kecelakaan,” lanjut Kapolres Buleleng pada Senin (6/1/2025) siang.
Selain pemberian materi tersebut, juga akan memberikan pemahaman terkait dengan mekanisme klaim asuransi laka lantas dari Jasa Raharja, maupun klaim asuransi kesehatan dari BPJS Kesehatan, apabila asuransi laka lantas sudah tidak tertanggung kembali oleh Jasa Raharja.
”Melalui inovasi ini, kami berharap dapat menekan angka laka lantas, khususnya menekan fatalitas korban laka lantas di wilayah Kabupaten Buleleng,” lanjut AKBP Widwan.
Selain dari inovasi tersebut, Polres Buleleng tetap melakukan penekanan agar angka laka lantas dapat turun. Mulai dari upaya preemtif, preventif, dan represif.
Seperti penerangan keliling (penling) di seputaran Kota Singaraja, Police Goes to School dan Police Goes to Campus, juga penjagaan dan penempatan personel di simpang jalur padat kendaraan, patroli, hingga penindakan terhadap pelanggar lalu lintas.
Polisi menghimbau kepada masyarakat Buleleng, agar tetap tertib dan patuh dengan aturan dalam berlalu lintas. Hal ini penting dilakukan, agar dapat saling menjaga keselamatan di jalan raya. [*]
Editor : Hari Puspita