SINGARAJA, Radar Bali.id - Empat sasaran menjadi prioritas dalam Operasi (Ops) Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2025 yang digelar Polres Buleleng, yang berlangsung selama 16 hari.
Tertibnya empat sasaran prioritas itu, diharapkan dapat menciptakan suasana yang tentram dan tertib, menjelang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri.
Adapun empat sasaran itu yakni deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk aktivitas penduduk pendatang; monitoring kelangkaan bahan pokok seperti gas elpiji, untuk mencegah keresahan masyarakat; kegiatan patroli dialogis di lokasi rawan, seperti pesisir pantai, objek wisata, proyek pembangunan, hingga bedeng yang menjadi tempat tinggal sementara yang berpotensi menimbulkan konflik; dan penegakan hukum terhadap tindak pidana yang mengganggu stabilitas kamtibmas.
Ops Cipkon Agung 2025 berlangsung selama 16 hari atau mulai 3-18 Maret, dengan melibatkan 55 personel Polres Buleleng. Dalam prakteknya, polisi diminta mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif, yang didukung dengan penegakan hukum serta bantuan operasi.
Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan, Ops Cipkon Agung 2025 dilaksanakan sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menjelang perayaan dua hari besar keagamaan yaitu Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri. Kedua hari besar keagamaan itu terjadi berdekatan pada akhir Maret.
”Tujuannya mengantisipasi potensi kejahatan yang dilakukan oleh masyarakat lokal, pendatang, hingga warga negara asing. Juga memberikan rasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadah dan persembahyangan,” ujar Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi pada Sabtu (8/3/2025) siang.
Hari Suci Nyepi diketahui jatuh Rabu (29/3/2025) dan Hari Raya Idulfitri diperkirakan antara Senin (31/3/2025) atau Selasa (1/4/2025/2025), apabila tidak dilakukan pengamanan maupun upaya-upaya dini menjelang puncaknya, maka ditakutkan kembali terjadi peristiwa seperti pada Hari Suci Nyepi 2023 di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak yang kemudian menjadi perbincangan masyarakat luas. Sebab peristiwa tersebut melibatkan masyarakat lintas agama.
AKBP Widwan berharap Ops Cipkon Agung 2025 memberikan dampak positif bagi keamanan wilayah. Serta membuat masyarakat Buleleng dapat merayakan Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri dalam suasana aman, damai, dan penuh khidmat.
”Sehingga menjelang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri, situasi dan kondisi di Buleleng tetap tentram,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita