SINGARAJA, Radar Bali.id - Ulah ngawur, iseng, kurang ajar ini memang harus ditangkap pelakunya. Peristiwa pelemparan kaca bus terjadi di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk pada Kamis (29/5/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.
Batu yang dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) membuat kaca pecah dan masuk ke dalam bus, membuat sopir harus mengalami luka akibat terkena pecahan kaca.
Kejadian ini menimpa bus pariwisata Puspasari dengan nomor polisi (nopol) DK 1962 UR dengan trayek Surabaya-Singaraja, yang dikemudikan oleh Gede Agus Sugiarianto, 37, warga Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Saat itu, bus tersebut tengah membawa penumpang dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke timur (Singaraja). Sampai di sebelah barat jembatan Gerokgak, muncul sepeda motor Honda PCX berwarna putih yang tidak diketahui nopolnya, melaju dari arah sebaliknya.
”Pengendara sepeda motor langsung melempar batu ke arah bus, sehingga mengakibatkan kaca depan pecah,” ujar Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi didampingi kapolres Buleleng pada Kamis (29/5/2025) petang.
Kaca yang dilempar pun pecah dan meninggalkan lubang yang cukup besar.
Batu yang dilempar pun terbawa di dalam bus. Hanya saja sopir Agus Sugiarianto harus mengalami luka pada mata kirinya, akibat terkena pecahan kaca. Sebab lemparan batu memang dekat dengan posisi sopir.
Kompol Derawi menjelaskan, peristiwa ini terjadi usai Polsek Gerokgak melakukan patroli malam.
Pelaku pun mewaspadai pergerakan polisi, sehingga ketika patroli usai dilakukan, maka orang-orang iseng ini pun melancarkan aksinya. Sehingga menutup kemungkinan tertangkap polisi saat itu juga.”Kerugiannya Rp5 juta. Motifnya masih kami lidik,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita