Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Buleleng Kebut Restrukturisasi OPD, Target Tuntas Februari: Jabatan Aman, Aset Mulai Ditata

Francelino Junior • Senin, 2 Februari 2026 | 07:47 WIB
RUMUSKAN FORMULASI EFEKTIF: Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa . (dok radar bali)
RUMUSKAN FORMULASI EFEKTIF: Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa . (dok radar bali)

 

SINGARAJA, RadarBali.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng tengah berpacu dengan waktu untuk menuntaskan restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, menargetkan seluruh proses penggabungan dan pemisahan instansi ini rampung pada Februari 2026.

Langkah ini membawa perubahan besar pada wajah birokrasi Buleleng. Beberapa instansi mengalami peleburan, di antaranya:

Sekda Suyasa menegaskan, restrukturisasi ini tidak hanya soal ganti nama, tapi juga menyangkut penataan aset dan gedung kantor agar pelayanan publik tidak terhambat.

"Bupati berharap Februari sudah terealisasi. Kami siapkan kantor dan prasarana OPD baru. Jika ada rehab ringan, segera diselesaikan agar saat pejabat masuk, program kerja langsung jalan," ujar Suyasa, Minggu (1/2/2026).

Menariknya, Suyasa menjamin bahwa pergeseran SDM (PNS dan PPPK) tidak akan mengubah jabatan dan fungsi mereka. "Misalnya dari Perikanan ke Pertanian, SDM yang pindah tetap pada jabatan dan fungsinya. Tidak ada perubahan jabatan," imbuhnya. Saat ini, draf Peraturan Bupati dan penyesuaian anggaran (DPA) sedang digodok agar bisa langsung dieksekusi pasca-pelantikan.[*]

Editor : Hari Puspita
#pemerintahan #birokrasi #opd #penggabungan #buleleng