SINGARAJA,Radar Bali.id – Wajah perkotaan Singaraja mulai dibenahi. Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kabel internet yang menjuntai berbahaya, Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Bali mulai melakukan aksi penataan kabel fiber optik, Rabu (11/2/2026).
Jalan Pramuka dipilih sebagai pilot project atau lokasi uji coba pertama. Puluhan penyedia jasa internet (Internet Service Provider/ISP) diterjunkan langsung ke lapangan untuk merapikan jaringan tanpa memutus layanan kepada pelanggan.
Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Suharta, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar estetika, melainkan demi keselamatan.
"Kami merapikan agar lebih aman. Setiap ISP ikut bekerja untuk memastikan kabel dan tiang mereka teridentifikasi jelas," jelasnya.
Secara teknis, kabel-kabel yang sebelumnya berantakan kini diikat menjadi satu jalur menggunakan sling khusus. Perwakilan APJATEL Bali Utara, Indra Harta, menambahkan bahwa jalur kabel internet sengaja dipisahkan dari kabel PLN untuk menghindari risiko korsleting.
Setelah evaluasi di Jalan Pramuka, penataan ini akan menyasar jalan-jalan utama lainnya di kawasan perkotaan secara bertahap setiap pekannya.[*]
Editor : Hari Puspita