SINGARAJA, Radar Bali.id– Tim SAR gabungan resmi menghentikan pencarian Putu Wini Lestari,17, satu-satunya korban banjir bandang di Kecamatan Banjar yang belum ditemukan hingga hari ketujuh, Kamis (12/3/2026).
Keputusan ini diambil setelah melalui proses mediasi dan koordinasi dengan pihak keluarga korban.
Sebelumnya, bencana banjir bandang ini menyeret empat warga. Tiga korban lainnya, yakni Dewa Ketut Adi Suarjaya,55, Komang Suci,44, dan Kadek Wahyu Gunawan,12, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi berbeda pada periode 6 hingga 8 Maret lalu.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengungkapkan bahwa pencarian telah diupayakan secara maksimal hingga radius 1,5 km di darat dan mencapai 20 mil laut ke arah perairan Seririt.
"Kendala utama di lapangan adalah cuaca dan tebalnya material sampah serta kayu yang dibawa banjir. Kami bahkan mengerahkan ekskavator untuk membongkar tumpukan material guna memastikan tidak ada korban yang tertimbun," jelas Donny.
Meski operasi secara resmi ditutup pada pukul 13.00 Wita, Tim SAR tetap melakukan pemantauan pasif. Pihaknya juga telah menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri korban kepada masyarakat dan nelayan setempat.
Jika ditemukan tanda-tanda baru keberadaan korban, operasi pencarian dapat dibuka kembali.[*]
Editor : Hari Puspita