SINGARAJA, Radar Bali.id – Upaya efisiensi anggaran yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai membuahkan hasil nyata.
Baca Juga: Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Satpol PP Jembrana Sisir Pajak Hotelfrancelino junior
Pasca terbitnya SE Mendagri terkait transformasi budaya kerja, laporan keuangan bulan April menunjukkan tren penurunan biaya operasional di berbagai sektor.
Baca Juga: Bupati Satria Buka Musrenbangcam Klungkung 2027, Tekankan Efisiensi dan Prioritas Program Strategis
Kepala BKAD Buleleng, Made Pasda Gunawan, mengungkapkan bahwa penurunan biaya terlihat pada empat pos utama:
- Listrik: Turun paling signifikan sebesar Rp34,3 juta.
- BBM: Hemat sebesar Rp22,7 juta.
- Air: Berkurang sekitar Rp18,7 juta.
- Telepon: Menyusut sebesar Rp5,6 juta.
"Meskipun penurunan saat ini masih di kisaran 3-5 persen, ini adalah awal yang positif. Target kami efisiensi ini bisa mencapai 10 hingga 20 persen," jelas Pasda Gunawan, Selasa (5/5/2026).
Pemkab Buleleng berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semakin masif melakukan penghematan pada bulan Mei dan Juni mendatang.
Langkah ini diharapkan tidak hanya sekadar memangkas angka, tetapi menjadi budaya kerja baru yang lebih bertanggung jawab dalam penggunaan fasilitas negara.[*]
Editor : Hari Puspita