Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

13 Pelamar Direksi Perumda Argha Nayottama Rontok di Babak Administrasi

Francelino Junior • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:05 WIB
Ilustrasi seleksi lowongan  jabatan. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi seleksi lowongan jabatan. (gambar digital gemini/radar bali)

SINGARAJA, Radar Bali.id - Seleksi direksi Perumda Argha Nayottama memberikan kejutan besar. Setelah masa pendaftaran ditutup dan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, ternyata ada 13 orang pelamar yang dinyatakan tidak lolos atau gugur di tahap awal.

Baca Juga: LOWONGAN! Bupati Klungkung Memutasi 10 Pejabat, Lelang Jabatan Dibuka untuk Luar Daerah, Bidik Kadispar Terbaik dari Badung atau Denpasar

Ketua Panitia Seleksi yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa mengungkapkan, total pelamar sejatinya mencapai 22 orang. Namun dari hasil seleksi administrasi, hanya sembilan orang yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya.

Baca Juga: Tinggalkan Seleksi Terbuka, Jembrana Gunakan “Manajemen Talenta” Isi 7 Jabatan Eselon II yang Lowong

”Ada dua pelamar yang tidak lolos, mengajukan sanggahan. Panitia Seleksi punya waktu hingga Selasa, (2/6/2026) Wita untuk menelaah dan memutuskan hasil sanggahan tersebut,” ujarnya pada Selasa, 2/6/2026 Wita.

Sanggahan itu dilakukan pada dasarnya untuk mempertegas dan menjelaskan dokumen, yang sebelumnya sudah disampaikan dalam berkas lamaran.

 Jika diterima, maka dua orang itu dinyatakan lolos administrasi. Sehingga dapat mengikuti psikotes dan tes kompetensi di UPTD Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali pada Kamis, 4/6/2026 Wita.

Tahapan seleksi kemudian dilanjutkan dengan penyusunan makalah dan rencana bisnis pada Sabtu, 6/6/2026 hingga Selasa, 9/6/2026. Kemudian peserta akan memaparkan dokumen tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 11/6/2026 dan Jumat, 12/6/2026.

”Siapa pun yang dinyatakan lulus administrasi, berhak mengikuti seluruh tahapan seleksi berikutnya,” tegas Suyasa.

Diungkapkannya, 13 pelamar yang tidak lolos tersebut akibat kendala persyaratan usia dan pengalaman kerja. Katanya, ada pelamar yang usianya melebihi batas maksimal 55 tahun, bahkan hanya terpaut sekitar 15 hari. Sebaliknya, ada juga pelamar yang usianya belum memenuhi batas usia minimum 35 tahun.

Selain itu, ternyata sejumlah pelamar tidak dapat menunjukkan pengalaman memimpin, sebagaimana syarat mutlak dalam proses seleksi. Sebab dalam ketentuan yang ditetapkan, calon direksi wajib memiliki pengalaman memimpin tim atau organisasi sekurang-kurangnya selama lima tahun.

Ini berkaitan erat juga dengan penilaian terhadap aspek dedikasi dan komitmen pelamar, dalam upaya memajukan perusahaan daerah. Ketentuan itu menjadi salah satu faktor utama yang diperhatikan dalam proses verifikasi administrasi.

”Ada beberapa yang tidak mengisi riwayat pekerjaan atau tidak dapat menunjukkan pengalaman memimpin. Padahal syaratnya harus pernah memimpin minimal lima tahun,” tambah Sekda Buleleng.

Mengejutkannya, dua mantan direksi Perumda Argha Nayottama yang sebelumnya diberhentikan, kemudian kembali ikut peruntungan dalam seleksi kali ini, ternyata masuk dalam kelompok pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi tersebut. [*]

Editor : Hari Puspita
#pelamar lowongan jabatan #lowongan jabatan #seleksi jabatan #perumda #buleleng