SINGARAJA, Radar Bali.id – Sebanyak 123 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bisa bernapas lega.
Mereka resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Formasi Tahun 2024 yang diserahkan langsung di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja pada Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Jumlah ASN Muda Menyusut, Pemprov Bali Kehilangan 51 Guru dalam Dua Bulan
Namun, dengan beralihnya status menjadi abdi negara penuh, mereka langsung diwanti-wanti untuk tidak macam-macam dalam bekerja.
PNS disebut bukan sekadar profesi mencari nafkah, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Sebab, Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, mendongkrak kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Gumi Den Bukit. Adapun 123 orang yang menerima SK ini terdiri dari 120 tenaga teknis dan tiga tenaga kesehatan.
Maka dari itu, pihak pimpinan menekankan pentingnya menjaga integritas, dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari. Selain itu, seluruh PNS anyar ini juga diminta menjunjung tinggi nilai-nilai Ber-AKHLAK, etika, serta senantiasa patuh pada regulasi yang berlaku.
”Sebagai pembina kepegawaian, saya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas apabila ada ASN yang tidak menjalankan perannya sebagai pelayan masyarakat dengan baik. Jadilah ASN yang berprestasi, berdedikasi, loyal, beretika, dan mematuhi aturan,” tegas Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengingatkan dengan nada sersan (serius tapi santai) pada Senin pagi Wita.
Seluruh PNS yang baru dilantik ini diminta untuk langsung tancap gas mendukung program-program prioritas pemerintah daerah dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sebab, para ASN yang telah memilih mengabdi di Kabupaten Buleleng harus menunjukkan kesungguhan dan ketulusan dalam bekerja demi kemajuan daerah.
”Jadilah pelayan yang baik bagi masyarakat. Jangan menjadi bagian dari masalah, tetapi jadilah solusi untuk kemajuan Buleleng,” pungkas Sutjidra.[*]
Editor : Hari Puspita