SINGARAJA, Radar Bali.id – Seleksi pengisian jabatan soko guru perekonomian di Gumi Panji Sakti segera memasuki babak akhir. Proses seleksi direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng kini telah resmi memasuki puncaknya.
Lima orang kandidat terbaik sudah dipilih oleh Panitia Seleksi (pansel) untuk diserahkan langsung kepada Kuasa Pemilik Modal (KPM), dalam hal ini Bupati Buleleng. Nantinya, tiga orang finalis akan dipilih untuk mengisi posisi puncak direksi.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, lima orang yang sukses menembus tahapan krusial tersebut yaitu Ketut Mas Angarta Tenaya, I Made Sulistiawan, Komang Sonni, Ardan Maulana, dan Putu Pasek Agung Dibia Atmaja. Mereka merupakan bagian dari sebelas orang peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus ketat pada tahap administrasi.
Para kandidat ini diketahui berasal dari latar belakang profesi yang sangat beragam. Mulai dari kader internal Perumda Pasar Argha Nayottama, praktisi lembaga perbankan, hingga kalangan profesional murni.
”Kami memilih maksimum, lima orang. Mereka merupakan ranking satu sampai lima. Sudah kami sampaikan seluruh berkasnya kepada bupati,” ujar Ketua Pansel Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, 52, saat dikonfirmasi pada Senin (22/6/2026) pukul 14.00 Wita.
Dilanjutkannya, kelima orang tersebut langsung menjalani sesi wawancara mendalam oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, 64, yang digelar pada hari yang sama. Seluruh kandidat dilaporkan hadir tepat waktu dan memenuhi tahapan krusial tersebut tanpa ada yang absen.
Saat ini, pihak pansel tengah menunggu hasil penilaian akhir dari wawancara Bupati Buleleng dengan kelima orang tersebut. Nantinya, bupati memiliki hak prerogatif penuh untuk memilih sosok yang akan mengisi posisi strategis sebagai Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Keuangan. Ketika rekomendasi nama sudah turun, pansel akan segera mengumumkannya secara terbuka kepada publik.
Tentu saja, pemilihan formasi direksi ini tidak terlepas dari akumulasi hasil tes-tes formal yang telah dilalui sebelumnya. Sebab, porsi penilaian akhir mengacu pada formula resmi yakni 70 persen berasal dari akumulasi tim uji eksternal dan 30 persen dari hasil psikotes.
”Wawancara akhir dengan KPM dilakukan untuk melihat komprehensif visi, chemistry, kecerdasan, integritas, hingga etos kerja dari masing-masing calon. Pansel tidak akan masuk ke ranah subjektif itu, karena kembali lagi menjadi kewenangan penuh KPM,” lanjut Gede Suyasa.
Rencananya, jika tidak ada aral melintang atau kendala teknis di tingkat pimpinan, maka pengumuman resmi tiga nama terpilih direksi Perumda Pasar Argha Nayottama akan dilaksanakan pada Selasa (23/6/2026). [*]
Editor : Hari Puspita