Pemkab Buleleng menggelar Lomba Inovasi Pangan Lokal berbasis bahan baku sukun di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng pada Kamis (20/8/2026). Lomba ini menjadi bagian dari rangkaian Buleleng Festival sekaligus langkah nyata memperkuat ketahanan pangan daerah.
TAK kurang sebanyak 18 peserta yang terdiri dari pelaku usaha kuliner dan pelajar SMK jurusan tata boga unjuk kebolehan.
Kategori umum mengolah hidangan khas jukut undis dan sudang lepet, sementara kategori pelajar ditantang mengolah sukun menjadi sajian kekinian yang bernilai jual tinggi.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, 61, menyampaikan bahwa kekayaan potensi pangan daerah mulai dari hasil pertanian hingga perikanan harus terus dikembangkan lewat produk kreatif.
Baca Juga: Pemkot Denpasar Tata Kabel Bawah Tanah Sanur dan Sulap Jalan Sulawesi Jadi Pusat Kuliner
"Kami ingin masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan mengonsumsi pangan lokal sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus penguat ekonomi daerah," tutur Sutjidra.
Sutjidra menambahkan bahwa ajang ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan melahirkan inovasi produk kuliner baru yang aman, bergizi, serta berdaya saing pasar.
Melalui kreasi olahan pangan lokal ini, Pemkab Buleleng berharap dapat membuka peluang usaha baru dan menyerap tenaga kerja bagi masyarakat lokal. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali