Dukung Bandara Bali Utara, PT BIBU Panji Sakti Borong Tiga Pesawat N219 Amfibi Buatan PTDI

Francelino Junior • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:02 WIB
BELI TIGA PESAWAT : BIBU membeli tiga pesawat dari PTID. Katanya ini berhubungan dengan bandara Buleleng.. (foto:istimewa
BELI TIGA PESAWAT : BIBU membeli tiga pesawat dari PTID. Katanya ini berhubungan dengan bandara Buleleng.. (foto:istimewa

SINGARAJA, Radar Bali.id – Langkah berani diambil PT BIBU Panji Sakti menyongsong pembangunan bandara internasional di Kabupaten Buleleng. Perusahaan tersebut resmi memborong tiga unit pesawat N219 Amfibi buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Langkah konkret ini merupakan eskalasi dari nota kesepahaman (MoU) menjadi kontrak pembelian, pasca delapan bulan penandatanganan komitmen pada Desember 2025 lalu. Penandatanganan kontrak secara resmi dilakukan di Kantor PTDI, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: Proyek Bandara Bali Utara Kembali Mencuat, Dudung sebut Presiden Prabowo Beri Arahan Khusus

”Armada itu ditempatkan sebagai bagian dari rencana yang lebih besar, termasuk dalam blue print Bandara Internasional Bali Utara,” ujar Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, Kamis (27/8/2026).

Rencananya, tiga pesawat tersebut dioperasikan oleh anak usaha PT BIBU Panji Sakti, yakni PT BIBU Agro Maritim, yang bergerak dalam pengembangan dan pengelolaan rantai pasok komoditas maritim. Pesawat jenis amfibi ini dinilai sangat strategis karena sanggup beroperasi di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur landasan pacu.

Pesawat ini memiliki kapasitas hingga 19 penumpang dan dapat dikonfigurasi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari angkutan kargo, evakuasi medis, patroli maritim, hingga misi SAR.

Armada ini bakal menjadi pendukung utama rantai pasok hasil laut yang menghubungkan sentra produksi dengan pasar. Melalui skema feeder aircraft, N219 Amfibi akan mengumpulkan komoditas laut dari berbagai titik di Bali sebelum diteruskan ke penerbangan berkapasitas lebih besar untuk pasar ekspor.

”Ini bukan lagi sekadar rencana. Kami ingin membangun sistem logistik yang menghubungkan laut dan udara, sehingga hasil perikanan dari wilayah-wilayah kepulauan dapat bergerak lebih cepat menuju pasar,” tegas Erwanto. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
pesawat produksi PTDI pt bibu bandara bali utara buleleng Singaraja