SINGARAJA, radarbali.jawapos.com – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja kembali dipercaya sebagai tuan rumah ajang akademik tingkat nasional.
Kampus terbesar di Bali Utara ini dipercaya oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026.
Pembukaan ajang bergengsi ini mempertemukan 110 tim dari 86 sekolah se-Indonesia serta satu sekolah asal Malaysia tersebut berlangsung di Kampus Undiksha Singaraja, Rabu (13/10/2026).
Terpilihnya Undiksha sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengungkapkan ada tiga alasan utama Puspresnas menjatuhkan pilihan ke kampus seribu jendela ini.
Selain karena rekam jejak kelayakan dan komitmen tinggi Undiksha dalam merancang konsep pendampingan kegiatan, reputasi Bali dan Undiksha sebagai pusat kreativitas menjadi magnet bagi para peserta dari seluruh pelosok tanah air.
”Penyelenggaraan ini melalui mekanisme proposal bantuan pemerintah. Dari penilaian kami, penyiapan Undiksha luar biasa.
Dukungan pendampingan yang disiapkan sangat matang di luar tim Kementerian.
Kehadiran para peserta di sini sekaligus menjadi kesempatan emas untuk belajar dari ekosistem kreatif Bali yang dipelopori Undiksha,” kata Irene, Rabu (13/10/2026).
Sementara itu Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan menegaskan, Undiksha berkomitmen penuh menjadi kampus yang ramah dan inklusif bagi generasi kreatif Indonesia.
Sebagai wujud apresiasi nyata, ia memberikan keistimewaan khusus berupa jalur penerimaan mahasiswa baru tanpa tes sekaligus dukungan beasiswa bagi seluruh pemenang kompetisi.
”Kami merasa sangat senang dan bangga ditunjuk oleh Kemendikdasmen sebagai tuan rumah.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peraih Juara 1, 2, dan 3 di semua kategori FIKSI 2026 ini kami terima langsung kuliah di Undiksha tanpa tes, serta kami lengkapi dengan Beasiswa Rektor,” tegas Prof. Lasmawan.
Ia menambahkan, kemudahan jalur masuk tanpa tes ini berlaku untuk 79 program studi (prodi) yang dikelola Undiksha.
Khusus prodi yang berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran (FK) tetap mengikuti mekanisme seleksi.
Editor : Rosihan Anwar