Keindahan alam yang luar biasa membuat Nusa Penida dikunjungi ribuan wisatawan per harinya. Walau begitu, promosi pariwisata Nusa Penida tak boleh berhenti. Berikut petikan wawancara wartawan Jawa Pos Radar Bali, Dewa Ayu Pitri Arisanti dengan I Putu Gede Suka Widana, Ketua Himpunan Pegiat Pariwisata Nusa Penida (HPPNP).
Apa saran Anda untuk pariwisata Nusa Penida?
Seterkenal apapun destinasi, promosi tidak boleh berhenti. Promosi Nusa Penida harus tetap berkelanjutan.
Promosi seperti apa yang efektif?
Promosi pariwisata dengan mengunjungi daerah lain sudah tidak relevan dilakukan. Dengan kondisi saat ini, Pemkab Klungkung sudah semestinya melakukan promosi per destinasi. Semisal dengan menggelar kegiatan di masing-masing destinasi. Kalau ingin mempromosikan per destinasi, destinasi itu siap untuk dikunjungi.
Apa yang perlu diperbaiki di Nusa Penida?
Banyak jalan yang compang-camping. Artinya dengan kunjungan yang meningkat sedemikian rupa, tetapi infrastruktur tidak seimbang. Sekarang wisatawan menikmati jalan yang macet dan rusak.
Bagaimana dengan kepemilikian akomodasi?
Investasi saat ini masih didominasi warga lokal. Sementara investasi warga luar Nusa Penida sudah ramai yang masuk. Hal itu cukup menguntungkan, sebab mereka banyak berinvestasi untuk pembangunan hotel berbintang. Sehingga segmen pasar dapat terakomodir semua. Ada tipe-tipe wisatawan sehingga bisa tertampung. Yang kelas atas (wisatawan kelas atas) sudah mulai masuk.
Bagaimana dengan tingginya angka kecelakaan Wisatawan?
Kami sudah sering melakukan audiensi dengan Bupati, DPRD, dan lainnya untuk memberikan masukan. Hanya saja belum ada respons yang bagus. Hanya janji saja yang kami dapat. (*/san)
Editor : Hari Puspita