Di ujung timur Pulau Bali nun jauh, tepatnya di Kabupaten Karangasem, layanan internet belum sepenuhnya dinikmati masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah topografi Karangasem yang berbukit. Gunung Agung yang merupakan gunung berapi tertinggi di Bali juga ada di Karangasem.
SAAT Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskominfo Karangasem, I Gusti Ngurah Swisnawa, diwawancarai tak menampik internet belum bisa diakses semua warga Karangasem.
“Di Karangasem sangat banyak titik blank spot internet karena terganggu topografi,” terang Swisnawa, Rabu (13/9/2023).
Karena itu, ketika ada program internet gratis dari Pemprov Bali, Pemkab Karangasem sangat antusias. Total nilai bantuan yang didapat Rp 2,1 miliar.
Tahun ini pihaknya menambah pemasangan di 70 titik. Sehingga total sudah 249 titik fasilitas publik terlayani internet gratis.
Dijelaskan Swisnawa, pemasangan internet gratis di Karangasem berjalan sejak 2019. “Tahun ini giliran kami menyasar objek wisata, pasar umum, dan pasar adat untuk mempermudah transaksi e-money. Kami ingin mendorong perdagangan digital,” tuturnya.
Bantuan internet ini dilaksanakan bertahap dari hulu ke hilir untuk menyentuh daerah terpenncil. Menurutnya, tanpa bantuan pemerintah, provider tidak mau masuk ke Karangasem.
Swisnawa yakin Peta Jalan Indonesia Digital Kominfo sebagai pedoman strategis perlu dukungan semua pihak. Sinergisitas dengan pemerintah daerah diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan di lapangan.
“Kami harapkan Peta Jalan Indonesia digital ini bisa dipercepat, terutama ke daerah pelosok atau terpencil seperti Karangasem,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita