Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sisi Lain Internet Gratis Ruang Publik di Bali(5):Bantu Umat, Perkuat Pariwisata Digital Nomad

Maulana Sandijaya • Senin, 2 Oktober 2023 | 00:05 WIB
BUTUH PERJUANGAN: Petugas provider rekanan Diskominfo Badung memasang perangkat internet di Pura Pucak Mangu. [istimewa]
BUTUH PERJUANGAN: Petugas provider rekanan Diskominfo Badung memasang perangkat internet di Pura Pucak Mangu. [istimewa]

Tidak hanya Pemprov Bali, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung juga getol meratakan akses internet gratis. Pemkab Badung menganggarkan Rp 30 miliar untuk pemasangan internet gratis di 982 titik.

BANYAK pihak gembira atas program fasilitas gratis ini. “Kami sangat mendukung program Peta Jalan Indonesia Digital yang digagas Kementerian Kominfo. Kami paham internet sudah menjadi kebutuhan,” tegas Kepala Diskominfo Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra yang diwawancarai Kamis (14/9/2023).

Dijelaskan lebih lanjut, agar tidak ada daerah yang tertinggal, pemasangan internet gratis dilakukan sampai ke pedalaman atau daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Salah satunya di Pura Pucak Mangu yang berada di atas Gunung Pucak Mangu, Desa Pelaga. Pucak Mangu adalah gunung tertinggi keempat di Bali.

Butuh perjuangan ekstrakeras untuk menembus Pucak Mangu yang berada di ketinggian 2.096 mdpl.

“Pemasangan internet gratis di Pura Pucak Mangu ini untuk memantau keamanan pura, sekaligus memudahkan umat berkomunikasi,” imbuh mantan Camat Mengwi itu.

Jika Pemprov Bali memanfaatkan Wi-Fi, maka Pemkab Badung sudah memakai fiber optic. Panjang kabel fiber optic lebih dari 150 kilometer.

Dijelaskan lebih lanjut, pemasangan internet gratis ini juga memperkuat pariwisata digital nomad. Di mana wisatawan kelas menengah ke atas tinggal dalam durasi lama.

Nah, selama tinggal itu mereka butuh akses internet kuat untuk menyelesaikan beragam urusan.

Wisatawan digital nomad terbesar di Bali berada di wilayah Canggu, Badung. Sisanya tersebar di Jimbaran dan Uluwatu yang juga wilayah Badung. Selama 2022 lebih dari 3.000 wisatawan digital nomad datang.

Masa tinggal lama wisatawan digital nomad ini tentu menguntungkan pemilik akomodasi wisata hingga pelaku UMKM. Selain itu juga berdampak pada pendapatan pemerintah dari sektor pajak.

 “Semua internet gratis ditanggung pemerintah. Saluran internet ini tidak kami password-kan,” pungkasnya

Diwawancarai terpisah, Jero Bendesa Ageng Pucak Mangu, I Made Sujana,  bersyukur internet bisa sampai ke Pura Pucak Mangu. “Pemedek (umat yang bersembahyang) lebih lebih lancar dalam berkomunikasi. Selama ini kendala kami adalah sinyal tidak kuat,” ujar pria 58 tahun itu.

Apalagi, lanjut Sujana, status Pura Pucak Mangu adalah sad kahyangan yang tidak hanya didatangi umat Hindu dari Bali, tapi seluruh Indonesia. [maulana sandijaya]

Editor : Hari Puspita
#wifi gratis #ruang publik #fasilitas umum #digitalisasi