PERBEKEL Desa Sanur Kauh, I Made Ada mengakui masyarakat di desanya banyak yang sudah melapor ke Satpol PP terkait praktik prostitusi di Danau Tempe.
“Dengan banyaknya laporan dari masyarakat ke Satpol PP, artinya masyarakat berharap supaya tidak ada lagi praktik-praktik seperti itu (prostitusi) di Danau Tempe,” tuturnya.
Sebagai kepala desa, ia juga telah melakukan tugasnya untuk melaporkan keresahan pihak desa ke Satpol PP. “Tugas saya selaku kepala desa melaporkan ke Satpol PP. Satpol PP yang bertindak dengan aparat yang terkait. Supaya pemerintah itu tegas seperti yang di Surabaya (prostitusi Gang Dolly) dan di Jakarta (Kramat Tunggak),” sambungnya.
Pihaknya juga akan tetap melaksanakan tugas dengan berpedoman pada aturan di desa. Sehingga tidak melebihi koridor yang ditentukan dan tidak sewenang-wenang dalam melaksanakan tugas. [tim radar bali]
Editor : Hari Puspita