SELAMA pandemi Covid-19 lalu, Camat Kuta, Ngurah Bayudhewa mengaku pihak kecamatan tidak ada membeli alat-alat untuk penanganan Covid.
“Tidak ada pembelian alat-alat. Pihak Kecamatan Kuta mendapat sumbangan dari pihak pengusaha yang ada di wilayah Kecamatan Kuta,” tuturnya.
Adapun bantuan yang didapatkan berupa tempat cuci tangan yang terdiri dari tempat dan drum air cuci tangan. Disebutnya fasilitas ini masih dirawat dan digunakan hingga saat ini.
“(Tempat cuci tangan, red) ditempatkan di halaman Kantor Camat Kuta dan masih berfungsi dengan baik,” sambungnya.
Meskipun pariwisata sempat terpuruk selama pandemi, masing-masing Daya Tarik Wisata (DTW) tetap disediakan tempat cuci tangan selama pandemi.
Kendati demikian, fasilitas tersebut bukan disediakan oleh pihak kecamatan, melainkan dari Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pariwisata (Dispar).
“Untuk DTW langsung dari Dispar yang tempatkan. (Jumlah dan lokasi penempatannya, red) Dispar yang tahu persis terkait hal tersebut,” kata Ngurah. (ni made ari rismaya dewi/editor ib indra prasetia/radar bali)