Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cerita Pasca Penanganan Covid-19 di Bali (5): Camat Kuta Masih Merawat Peralatan Sampai Sekarang

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Selasa, 2 Januari 2024 | 03:05 WIB
SEKARANG TIDAK ADA: Tabung air ini masih ada saat difoto koran ini pada November 2021. Namun kini tempat cuci tangan itu sudah tidak ada di tempatnya. (miftahuddin/radarbali)
SEKARANG TIDAK ADA: Tabung air ini masih ada saat difoto koran ini pada November 2021. Namun kini tempat cuci tangan itu sudah tidak ada di tempatnya. (miftahuddin/radarbali)

SELAMA pandemi Covid-19 lalu, Camat Kuta, Ngurah Bayudhewa mengaku pihak kecamatan tidak ada membeli alat-alat untuk penanganan Covid.
“Tidak ada pembelian alat-alat. Pihak Kecamatan Kuta mendapat sumbangan dari pihak pengusaha yang ada di wilayah Kecamatan Kuta,” tuturnya.
Adapun bantuan yang didapatkan berupa tempat cuci tangan yang terdiri dari tempat dan drum air cuci tangan. Disebutnya fasilitas ini masih dirawat dan digunakan hingga saat ini.
“(Tempat cuci tangan, red) ditempatkan di halaman Kantor Camat Kuta dan masih berfungsi dengan baik,” sambungnya.
Meskipun pariwisata sempat terpuruk selama pandemi, masing-masing Daya Tarik Wisata (DTW) tetap disediakan tempat cuci tangan selama pandemi.
Kendati demikian, fasilitas tersebut bukan disediakan oleh pihak kecamatan, melainkan dari Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pariwisata (Dispar).
“Untuk DTW langsung dari Dispar yang tempatkan. (Jumlah dan lokasi penempatannya, red) Dispar yang tahu persis terkait hal tersebut,” kata Ngurah. (ni made ari rismaya dewi/editor ib indra prasetia/radar bali)

Editor : Hari Puspita
#covid-19 #alkes