BERDASARKAN informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, saat pandemi pada awal tahun 2020, pemerintah Jembrana mengalihkan miliaran rupiah anggaran untuk mengatasi pandemi.
“Anggaran penanganan Covid-19, saat itu diberikan kepada OPD terkait, terutama dinas kesehatan dan rumah sakit,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra.
"Anggaran miliaran rupiah setiap tahun digunakan untuk belanja barang yang berkaitan dengan protokol kesehatan. Sebagian besar anggaran bukan untuk belajar modal,” ujarnya.
Anggaran untuk pengadaan alat -alat protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, thermogun, masker, handsanitezer dan alat protokol kesehatan lain yang dibagikan kepada instansi, lembaga dan masyarakat. Sehingga, saat ini barang yang diberikan menjadi tanggung jawab penerima. “Sebagian masih ada dan dipakai, seperti tempat cuci tangan di pura masih digunakan,” ungkapnya.
Sebagian besar barang yang diberikan oleh BPBD Jembrana, seperti tempat cuci tangan masih ada dipakai sampai saat ini, karena masyarakat sudah terbiasa mencuci tangan. “Memang banyak yang tidak terpakai di tempat umum, kami berharap masih bisa dirawat agar bisa seleksi digunakan masyarakat,” jelasnya. (m.basir/editor: ib indra prasetia)
Editor : Hari Puspita