Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nyepi Kian Dekat, Denpasar Larang Bikin Ogoh-ogoh Bermuatan Politik

Donny Tabelak • Kamis, 10 Januari 2019 | 18:11 WIB
nyepi-kian-dekat-denpasar-larang-bikin-ogoh-ogoh-bermuatan-politik
nyepi-kian-dekat-denpasar-larang-bikin-ogoh-ogoh-bermuatan-politik

DENPASAR - Hari Raya Nyepi tahun ini bersamaan dengan tahun politik. Anak muda di Kota Denpasar tetap membuat ogoh-ogoh  sebagai bentuk pelestarian budaya. 


Pemerintah Kota Denpasar pun juga tetap menggelar lomba ogoh- ogoh. Antusias sekaa truna  juga sudah disibukkan dalam pengerjaan ogoh-ogoh di beberapa kawasan banjar.


Sebagai bentuk dukungan dalam memberikan ruang kreativitas anak muda meski memasuki tahun politik 2019, Pemkot Denpasar memperbolehkan mereka membuat ogoh-ogoh dengan syarat.


Tema ogoh-ogoh yang dibuat tidak boleh bermuatan politik. “Lomba ogoh-ogoh tetap ada karena itu bagian dari melestarikan adat dan budaya,” ujar Kadis Kebudayaan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram kemarin.


Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh komponen lembaga adat, dinas, dan aparat keamanan di Kota Denpasar agar lomba berjalan lancar.


Kriteria perlombaan ogoh-ogoh sama seperti tahun-tahun sebelumnya yang tetap mengacu pada kriteria pembuatan ogoh-ogoh berbahan dasar alami.


Artinya tidak menggunakan bahan seperti styrofoam. “Lomba ogoh-ogoh ini tetap dilaksanakan, namun kriteria lomba tetap mengacu seperti tahun sebelumnya dan tidak boleh berbau politik,” pungkasnya mengakhiri.


 

Editor : Donny Tabelak
#pawai ogoh-ogoh #hari raya nyepi #pemkot denpasar