Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Desa Serangan Denpasar Nol Kasus Covid-19 dalam Tiga Bulan, Kok Bisa?

Yoyo Raharyo • Senin, 28 Juni 2021 | 22:47 WIB
desa-serangan-denpasar-nol-kasus-covid-19-dalam-tiga-bulan-kok-bisa
desa-serangan-denpasar-nol-kasus-covid-19-dalam-tiga-bulan-kok-bisa


DENPASAR - Kasus positif covid-19 di wilayah Denpasar Selatan cukup tinggi. Dari sepuluh desa dan kelurahan yang ada, Desa Pemogan dan Kelurahan Sesetan menjadi dua wilayah yang cukup tinggi angka kasus positif dan aktifnya. Kendati demikian ada satu wilayah di Denpasar Selatan yang selama tiga bulan terakhir tidak memiliki kasus aktif atau positif. Itu adalah kawasan Pulau Serangan yang masuk wilayah Kelurahan Serangan. 



 


Hal itu diungkap Camat Denpasar Selatan, I Wayan Budha di Denpasar, Senin (28/6/2021). Dijelaskannya, Serangan hingga saat ini belum memiliki kasus aktif atau positif tiga bulan terakhir. Penyebabnya pun masih misterius.


 


"Kami punya Serangan, yang daerah pesisir satu pulau, sekarang hampir tiga bulan nol kasus aktif. Penyebabnya masih kami teliti dan mungkin bisa jadi percontohan bagi daerah lain," katanya. 


 


Lanjut dia, penyebab Serangan masih nol kasus aktif masih diteliti lebih lanjut. Namun secara pribadi dia menduga, kemungkinan itu terjadi karena Serangan merupkan kawasan kepulauan sehingga mudah diisolasi. Selain itu Serangan juga kawasan pantai dengan suhu yang cukup panas. 


 


 


"Di sana mereka sama dengan warga di daerah lain. Mereka pakai masker, semprot disinfektan dan lainnya. Sudah ada penelitian ke sana. Dugaan pribadi saya karena daerahnya gampang diisolasi karena pulau dan mungkin karena pesisir dan panas. Penduduknya dekat pantai dan sering beraktifitas di panti.  Dan memang sampai saat ini kasusnya nol. Beda dengan Sanur, yang masyarakatnya dekat pantai tapi tidak beraktivitas di pantai," imbuh Budha. 


 


 


Lanjut dia, proses vaksinasi di kawasan itu juga sudah berjalan sebagaimana mestinya. Sedangkan untuk kawasan zona hijau seperti Sanur, vaksinasi sudah dilakukan hingga ke tahap dua.


 


"Terkait zona hijau di Sanur kami sudah vaksin tahap dua. Di sana dibandingkan daerah lain juga agak rendah. 


 



Secara umum Denpasar Selatan cukup banyak dibandingkan daerah lain apalagi di Sesetan dan pemogan. Karena penduduknya padat," tandasnya sembari berharap agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.



Sekadar diketahui, Pulau Serangan merupakan pulau mungil di selatan Bali. Secara adminisitratif masuk wilayah Denpasar Selatan. Pulau ini pada era Orde Baru direklamasi sehingga luasnya berlipat menjadi tiga kali lipat dari sebelumnya oleh pengembang wisata. Dari 100 hektare lebih, kini menjadi sekitar 400 hektare. Pulau ini ditinggali warga dalam satu desa, yakni Desa Serangan. Pulau ini terhubung jembatan dengan daratan pulau Bali.



Editor : Yoyo Raharyo