DENPASAR – Harapan warga Bali untuk mendapatkan bansos (Bantuan Sosial) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hanya bertepuk sebelah tangan. Padahal PPKM Darurat sudah berjalan dan perekonomian warga semakin hancur lebur dengan segala pembatasan yang dilakukan.
"Bansos untuk warga saat PPKM Darurat? Belum ada,” kata Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai pada Kamis (8/7/2021).
Selain Denpasar yang belum menganggarkan APBD saat PPKM Darurat Berlaku, daerah lain di Bali juga dikatakan sama. "Badung yang sugih (kaya) saja juga gak ada anggaran," sebutnya.
Namun untuk bansos bagi yang melakukan isolasi mandiri karena dinyatakan positif Covid 19 di Denpasar ada APBD yang dianggarkan.
"Kalau yang isolasi ada. Dapat bansos berupa sembako," sambungnya.
Meski demikian, kata Dewa Rai, pihaknya masih menunggu kepastian bansos tunai yang dijanjikan dari pemerintah pusat.
“Kami masih menunggu arahan dari Presiden terkait bansos ini,"
Sementara itu, di Kabupaten Badung sendiri, melalui Kadiskominfo Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra saat dikonfirmasi radarbali.id pun menyatakan hal yang sama.
"Bansos dari anggaran APBD Badung? Belum ada. Tapi katanya kan pusat akan menggelontorkan dana," ujarnya saat dikonfirmasi via sambungan telepon.
Kini Badung, melalui Dinas Sosial Kabupaten Badung masih akan mengkaji dahulu. "Tadi Pak Kadis bilang ke saya masih dikaji. Nanti ada program juga, salah satunya berbentuk sembako," ujarnya.
Artinya bukan berasal dari APBD Badung? "Tidak. Dari pusat nanti yang menggelontorkan dana. Kita tunggu aja seperti apa. Yang jelas, kami mengkaji aja dulu," tutupnya.
Editor : Yoyo Raharyo