Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Balap Liar, 8 Pelajar Denpasar Ditangkap, Motifnya untuk Gagah-gagahan

Yoyo Raharyo • Kamis, 5 Agustus 2021 | 22:15 WIB
balap-liar-8-pelajar-denpasar-ditangkap-motifnya-untuk-gagah-gagahan
balap-liar-8-pelajar-denpasar-ditangkap-motifnya-untuk-gagah-gagahan

DENPASAR - Di tengah situasi PPKM Darurat, masih saja ada orang yang menciptakan kerumunan. Bahkan kerumuman kali ini berupa aksi balap liar.


 


Aksi balap liar yang digelar oleh kelompok remaja itu dibubarkan oleh kepolisian Polsek Denpasar Selatan pada Rabu (4/8/2021) dini hari. Mereka melakuka aksi balap liar di kawasan Kerta Petasikan, Jalan By Pass Ngurah Rai Denpasar Selatan. 


 


Dalam aksi itu, delapan orang pelajar yang terlibat berhasil diamankan. Selain itu, polisi juga menyita tujuh unit sepeda motor. Dua di antaranya sudah dimodifikasi. 


 


Kapolsek Denpasar Selatan AKP I Gede Sudyatmaja, menerangkan aksi balap liar di tengah pemberlakukan PPKM ini selain membahayakan pengguna jalan juga bisa menimbulkan klaster baru dari kerumunan tersebut.  


 


"Usia mereka ini masih di bawah 17 tahun," katanya di Mapolsek Denpasar Selatan, Kamis (5/8/2021).


 


Lantas apa motif mereka ikut dalam aksi balap liar meski berbahaya? Gede Sudyatmaja mengatakan biasanya hal itu dilakukan para remaja agar terlihat jantan dan untuk gagah-gagahan saja.


 


"Ya mereka ingin menunjukan jiwa lakinya saja," ujarnya.


 


Biasanya para remaja itu melakukan aksi balap liar di atas jam 12 malam. Bahkan mereka juga kerap beraksi di jam 4 subuh. Setelah diamankan, polisi lalu memanggi orang tua para remaja tersebut. Mereka juga diberikan pembinaan.


 


"Kami berikam mereka pembinaan. Kami juga imbau orang tua agar menjaga anak-anaknya. Kami juga imbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Selalu menerapkan 5M. Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi interaksi dan mobilisasi," tandasnya.

Editor : Yoyo Raharyo
#denpasar #ditangkap