Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Perdiknas Denpasar Lantik Kepala SMP dan SMK Baru

Yoyo Raharyo • Senin, 13 September 2021 | 04:15 WIB
perdiknas-denpasar-lantik-kepala-smp-dan-smk-baru
perdiknas-denpasar-lantik-kepala-smp-dan-smk-baru



 


DENPASAR, Radar Bali- Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar menunjukkan komitmen nyata meningkatkan kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).



Perdiknas yang menjadi jantung tiga unit lembaga pendidikan di bawahnya, yakni SMP Nasional Denpasar, SMK Teknologi Nasional, dan Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar mencatat sejarah baru.



Ni Putu Supadmi, S.Pd. dan Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd.,M.Pd. masing-masing dilantik sebagai Kepala SMP Nasional dan Kepala SMK Teknologi Nasional Denpasar masa bakti 2021-2025, Sabtu (11/9) di Kantor Perdiknas, Jalan Tukad Yeh Aya, Denpasar.


 


Ketua Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar, Dr. Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.Si. mengatakan pihaknya mencoba membangun sistem demi pelayanan maksimal kepada masyarakat.



Dengan sistem mumpuni yang ditargetkan rampung di akhir tahun 2021, akademisi yang akrab disapa Gung Eddy itu menegaskan segala kebijakan Perdiknas akan berbasis data. Sehingga ke depan, protes atau apapun yang terjadi di Perdiknas akan dijawab dengan angka dan data akurat.


 


“Saya tidak mau terlalu muluk-muluk. Yang penting saya melakukan triangulasi kepemimpinan. Tahun lalu apa yang saya lakukan, tahun depan apa, dua tahun lagi apa, tiga tahun lagi apa. Sehingga dari data itu kita selalu bisa mengevaluasi diri,” ujarnya dalam acara yang juga dihadiri Ketua BKOW (Badan Kerja Sama Organisasi Wanita) Bali dan Ketua Umum DPD IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha) Bali, Dr. A.A.A.Ngurah Tini Rusmini Gorda, SH, MM,MH.


 


AAN Eddy Supriyadinata Gorda merinci pihaknya menggunakan dua jalur dalam suksesi pemilihan kepala sekolah, yakni top-down dan buttom-up. Apa yang diusulkan dari bawah dievaluasi di rapat pimpinan. “Jadi pilihan-pilihan ini adalah pilihan-pilihan arus atas dan bawah.



Manajemen kan untuk mencapai keseimbangan. Kalau saya memosisikan diri sebagai pemilik dan ketua yayasan kan selesai dari awal, tapi saya tidak mau seperti itu,” tegasnya sembari menyebut ada tiga nama kandidat yang masuk dan seluruhnya memenuhi kategori yang disyaratkan.



“Siapa pun terpilih semuanya baik. Seluruhnya memperoleh nilai A,” sambungnya.


 


Terkait target yang dibebankan kepada 2 kepala sekolah baru, AAN Eddy Supriyadinata Gorda menekankan pelayanan maksimal dan kualitas harus diutamakan demi masa depan peserta didik.



“Marilah kita berjuang bersama-sama. Bekerja sama dalam persaingan; bersaing, tapi bekerja sama. Mari kita atur peraturan sebelum kita bertanding. Jangan di pertengahan pertandingan baru diatur. Intinya, kalau di sekolah ini, orang tua gampang protes karena orang tua bayar. Begitu ada protes, itu akan merusak sistem yang sudah kami buat. Jadi, kalau ada guru yang tidak bisa memberikan pelajaran dengan bagus akan langsung kami evaluasi,” jawabnya lugas dan meyakinkan.


 


Kepala SMK Teknologi Nasional Denpasar, Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd.,M.Pd. menegaskan banyak sekolah berbasis teknologi, tetapi kurang menguatkan karakter siswa. Agar siswa pandai membangun jejaring sosial dan berbudi pekerti luhur, ujarnya penguatan karakter menjadi kata kunci.



“Guru profesional, siswa output-nya bagus, dan siap kerja. Kenapa orang tua harus memilih SMK Teknologi Nasional Denpasar? Pertama, sekolahnya sangat strategis. Kedua, sarana prasarananya sangat lengkap. Ketiga, didukung guru-guru muda dengan kualifikasi pendidikan strata dua (S-2) dan kompeten. Keempat, kita bekerja sama dengan 25 dunia usaha dan industri, termasuk rekruitmen tenaga kerja. Kami juga kombinasikan praktik dunia kerja industri dengan project work. Jadi, para siswa di samping magang sudah bisa mengerjakan sebuah project sehingga mereka siap bekerja bukan sebagai job seeker alias pencari kerja, tapi dicari oleh pekerjaan,” tegasnya.


 


Sementara itu, Kepala SMP Nasional, Ni Putu Supadmi, S.Pd. menekankan pihaknya akan menghadapi tantangan seberat apapun ke depan.



“Tantangan itu merupakan pukulan atau cambukkan bagi kami untuk lebih bekerja semaksimal mungkin memajukan lembaga Perdiknas unit SMP Nasional Denpasar,” ujarnya optimis. SMP Nasional Denpasar, tegas Supadmi siap meningkatkan kualitas sekaligus mengantarkan peserta didik ke jenjang yang lebih tinggi.

Editor : Yoyo Raharyo