DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar sedang mempersiapkan Car Free Day di Lapangan Renon dan Lapangan Kota Denpasar di Lumintang jika kasus Covid-19 terus melandai. Car Free Day adalah hari bebas kendaraan bermotor yang merupakan kegiatan dilaksanakan setiap hari Minggu pagi.
Untuk mempersiapkan car free day dibuka kembali, petugas Dinas Perhubungan Kota Denpasar pun mulai mengecek portal yang biasanya digunakan untuk menutup jalan saat acara Car Free Day.
Kabid Dal Ops, Made Sukerata mengatakan bahwa pengecekan portal untuk mempersiapkan jika Car Free Day akan dilaksanakan lagi. Sebab, semenjak dua tahun pandemi Covid-19 melanda kegiatan setiap hari Minggu itu ditiadakan. Padahal kegiatan tersebut menjadi favorit masyarakat Denpasar dan sekitar.
"Kami memantau. Kami pantau masalah tadi mengecek kalau kami memgecek apakah bagus portalnya. Supaya tidak kewalahan kalau dimulai car free day," ucapnya, Jumat (25/3).
Pihaknya akan mengusulkan dana kalau ada yang rusak dan memberikan perawatan. Hasil dari pengecekan di Denpasar ada 2 tempat Car Free Day yang portalnya mengalami kerusakan.
Di Taman Kota Denpasar, Lumintang jumlah portal 7 titik kondisinya 6 titik rodanya rusak dan satu sambungan patah dan 1 betonnya pecah.
"Dibutuhkan ketujuh ini dilakukan pengecatan," ucapnya.
Kalau di Lapangan Puputan Renon ada 28 titik keadaan dua titik rodanya rusak dan 1 titik bengkok. Semuanya perlu diservis dan pengeçatan.
"Itu belum ada rencana membuka car free day kalau pas dibuka siap pakai kami cek dulu. Belum ada inisiatif, kami hanya mengecek saja dulu berapa rusak servis supaya bisa jawab kalau ditanya," terangnya
Kerusakan portal dikarenakan tidak berfungsi. Selama dua tahun ini hanya didiamkan, tidak dipakai dan diisi oli.
"Perlu dicat dibiarkan berkarat nanti cepat rusak," tegasnya.
Editor : Yoyo Raharyo