Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sisi Lain Menjelang Denfest 2022 : Pedagang di Jalan Gajah Mada Pusing Jalan Ditutup

Hari Puspita • Rabu, 21 Desember 2022 | 16:09 WIB
PUSING PENUTUPAN JALAN : Pedagang mengeluhkan penutupan jalan sebelum acara dibuka . (foto : adrian suwanto/radar bali )
PUSING PENUTUPAN JALAN : Pedagang mengeluhkan penutupan jalan sebelum acara dibuka . (foto : adrian suwanto/radar bali )
Gegap gempita menyambut Denpasar Festival (Denfest) 2022 akhirnya dapat dilakukan kembali di luar ruangan. Denfest kembali digelar di Kawasan Catur Muka Denpasar. Untuk tahun ini even berlangsung  21-25 Desember 2022. 

 

KELUHAN itu muncul  dari pemilik toko di sepanjang kawasan Gajah Mada, Denpasar,  karena jalan tersebut  juga digunakan tempat  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Ini lantaran  sepanjang jalan tersebut adalah sentra perekonomian yang dimana banyak toko-toko kain, baju maupun kafe. Dengan jalan itu  dipakai untuk penyelenggaran tempat UMKM  membuat toko-toko tertutup stan, ditambah jalanan sudah ditutup dua hari sebelum Denfest.

 

" Okelah Denfest lima hari. Tapi ya  jangan dua hari sebelum penyelenggaraan jalan ditutup.  Parahnya dua hari jalan sudah ditutup sebelum Denfest tidak ada yang lewat sedangkan di luar sibuk pasang stan dan tenda-tenda untuk Denfest. Sama sekali tidak ada yang belanja," ucap salah satu pedagang penjual pakaian adat Bali yang namanya enggan dikorankan.

 

Lebih lanjut dikatakan Bali sudah dipukul pandemi sehingga  ekonomi  terseok-seok ditambah sekarang ditutup jalan karena event Denfest,  jadi tidak ada yang belanja sama sekali. Ia menyebutkan jauh sebelumnya memang tokonya sudah sepi,  tapi masih ada yang belanja, tapi dua hari terakhir tidak dapat pembeli.

 

Oleh karena Ia berharap Denfest yang dimulai hari ini berdampak positif kepada pengusaha yang sudah lama jualan di Jalan Gajah Mada,Denpasar. Karena akan banyak yang  berkunjung dan target pengunjung sekitar belasan orang selama lima hari itu.  " Ya, kalau memang di pakai untuk persiapan tidak-apa tapi ya jangan ditutup total, minimal motor bisa lewat. Kalau ini ditutup total tidak ada yang belanja. Semoga  beso (hari ini, red) sudah jalan berdampak bagus ada pembeli," harapnya.

 

Di sisi lain, pedagang elektronik yang juga ada di kawasan tersebut saat ditanya tidak ingin berkomentar banyak. Ia menyatakan pembeli masih ada walau jalan ditutup. Masyarakat menyambut baik penyelenggaraan Denpasar Festival ini. Hasil pantauan koran ini, panitia sibuk melakukan persiapan Denfest membangun stan dan pemasangan properti yang lainnya  membuat toko-toko yang ada disana sepi pembeli. Terlebih sebagian besar yang jualan disana adalah pedagang pakaian dan kain.

 

Seperti diketahui Pemerintah Kota Denpasar  menganggarkan Rp3,69 miliar dari APBD dalam menggelar Denfest 2022.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Dezire Mulyani, saat konferensi pers, Senin  kemarin mengatakan, anggaran ini akan digunakan untuk biaya promosi, seni, pertunjukan, pembuatan stand dan lainnya dalam mendukung acara. Dikatakannya total ada 161 UMKM, 1.049 seniman dan 622 musisi yang terlibat pada Denfest ke-15 ini.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negera mengatakan, pelaksanaan kembali even tahunan ini secara offline mengingat berbagai even tahunan serta konser sudah kembali dilaksanakan setelah pandemi Covid-19 melandai. Selain itu, vaksinasi Covid-19 yang sudah berjalan maksimal membuat event ini kembali digelar dan dipusatkan di kawasan Catur Muka setalah dua tahun dilaksanakan secara hybrid.

"Keberadaan Denfest 2022 ini menjadi motivasi baru dari keterpurukan kita dari pandemi covid-19. Sesuai tema (Tejarasmi, Cahaya Keindahan) kita ingin menggerakkan kembali UMKM, musisi dan seniman" terangnya.

Keterlibatan UMKM dalam event ini melalui tahap kurasi. Awalnya ada 705 UMKM yang mendaftar secara online selanjutnya dikurai menjadi 300 UMKM dan lanjut dikurasi kembali menjadi 161 UMKM. (ni kadek novi febriani/radar bali) 

  Editor : Hari Puspita
#Denfest Dikeluhkan Pedagang Jalan Gajah Mada #denpasar festival #Denfest 2022