Acara pun kembali dimulai sekitar 19.00, Denfest dibuka dengan aksi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar mengendarai bemo roda tiga depan di Kawasan Catur Muka. I Gusti Jaya Negara dengan istri Sagung Antari Jaya Negara berangkat mengendarai bemo roda tiga warna putih dan Wakil Wali Kota, Kadek Agus Arya Wibawa dengan istri Ayu Kristi Arya mengendarai bemo warna merah.
Penonton berdecak kagum dan disambut dengan tepuk tangan kedatangan pemimpin Kota Denpasar dengan bemo seakan membawa lagi nuansa masa lalu Denpasar di tahun 1980-an, kala itu bemo pernah eksis menjadi angkutan masal.
Diwawancarai sebelum acara dengan Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menanggapi terkait hujan yang sempat menunda pembukaan acara, dia mengaku bahwa itu bukan kuasanya. Menurutnya hujan ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa. " Kami tidak berani ranah itu (hujan, red). Kami menjalani saja, kami menyerahkan dengan Yang Diatas. Apapun itu, itu adalah anugerah dari yang Diatas. Kami tidak dapat mengantisipasi hujan, kami tidak ada kemampuan untuk itu," ucapnya.
Jaya Negera menjelaskan makna dirinya mengendarai bemo karena untuk menampilkan Kota Denpasar adalah Kota Budaya. Denpasar khususnya di Jalan Gajah Mada adalah kawasan heritage. Ingin kembali membawa pikiran masyarakat, atau nostalgia ke tempo dulu. " Hanya inin mengambil pikiran, memberikan hiburan sejenak bagaimana sih tempo dulu, bemo itu seperti apa. Ini hanya sebuah kreativitas supaya tidak sampa seperti tahun kemarin," ujarnya.
Denpasar Festival 2022 mengangkat tema Cahaya Keindahan yang merepresentasi festival sebagai fajar kebangkitan bagi warga Kota Denpasar terutama melalui inovasi dan kreativitas budaya yang lahir dan menggeliat di ruang- ruang publik. Spirit Tejarasmi merekat-rekat ke seluruh aktivitas kreatif Denpasar Festival ke-15 yang menawarkan pengalaman menyenangkan di bawah cercah sinar mentari dan rembulan yang selalu imbang menyinari kehidupan. Spirit ini juga diterjemahkan dalam niatan untuk mengembangkan 16 subsektor ekonomi kreatif Indonesia sekaligus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam sinergi ekonomi kreatif dan ekonomi pariwisata budaya yang dinamis, berkesinambungan, dan relevan dengan perkembangan zaman. (feb/rid)
Editor : M.Ridwan