Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Viral Bangkai Anjing Diseret Pakai Motor, Ternyata Dibantai Usai Gigit Warga

M.Ridwan • Jumat, 6 Januari 2023 | 06:00 WIB
VIRAL: I Nyoman Nala, 38, bersama I Wayan Dameana, 43, diamankan Polda Bali karena seret Anjing Pakai Motor. Dan Fajar, 40, dipanggil Polsek Kutsel, karena telah nekat bantai anjing usai digigit.
VIRAL: I Nyoman Nala, 38, bersama I Wayan Dameana, 43, diamankan Polda Bali karena seret Anjing Pakai Motor. Dan Fajar, 40, dipanggil Polsek Kutsel, karena telah nekat bantai anjing usai digigit.
MANGUPURA,radarbali.id- Publik digegerkan dengan ulah I Nyoman Nala, 38, bersama I Wayan Dameana, 43, menyeret anjing menggunakan sepeda motor pekan lalu Aksi itu viral lalu dikenal netizen. Polda Bali beserta jajaran merespon cepat. Lalu dipastikan, anjing itu liar, lalu diseret dalam keadaan mati, dibantah lantaran gigit warga bernama Fajar, 40. Kepastian ini disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto, Kamis (5/1).

Dikatakan, menanggapi beredar nya video viral tersebut, Ditreskrimsus Polda Bali berhasil menemukan 2 pengendara scoopy yaitu I Nyoman Nala serta I Wayan Dameana. Penyidik Ditreskrimsus Polda Bali kemudian memintai keterangan keduanya. Dua pria ini mengaku bahwa anjing tersebut sudah dalam keadaan mati sebelum diseret menggunakan sepeda motor. Menurut keduanya, anjing yang tampak di video sudah dalam keadaan mati di tempat sampah kos milik mereka.

"Karena menimbulkan bau yang tak sedap dan takut tertular penyakit ke hewan lai. dan akhirnya mereka membawa dengan cara diseret untuk dibuang” ucap Kabid Humas Polda Bali. Karena cara yang dilakukan itu sangat meresahkan sehingga, mereka mengaku menyesal. Keduanya telah meminta maaf terkait video viral yang menimbulkan kegaduhan dan perasaan tidak enak di tengah-tengah masyarakat.

Walaupun demikian, penyidik dari Polda Bali akan tetap melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan terkait tindakan nya tersebut, karena bagaimanapun alasannya tindakan mereka sudah menimbulkan rasa tidak menyenangkan pada masyarakat Bali. "Berharap dikemudian hari tidak terulang kejadian yang serupa yang dapat menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat Bali” tambah Kabid Humas Polda Bali

Pun dikatakan, setelah diusulkan, anjing coklat itu dibantai, dikawasan Perum Puri Jimbaran, Jumat 25 Desember 2022. Setelah melakukan pengembangan, anjing itu dibantai oleh Fajar Warga Goang Gong Jimbaran sewaktu. Fajar pun membenarkan saat dipanggil oleh pihak Poksek Kuta Selatan Selasa (4/1).  Dijelaskan Kabid Humas, kejadian ini berawal ketika Fajar melintas dengan sepeda motor dari Perumahan Puri Jimbaran.

Secara tiba-tiba, di kejar Anjing coklat dan menggigit betis sebalah kiri. Dia mencari informasi terkait pemilik anjing, namun warga setempat mengatakan bahwa anjing liar. Menghindari agar tidak memakan korban lain, Fajar pulang ke Goagong Membawa senapan angin dan pedang karena dikhawatirkan anjing tidak sehat. Sebab anjing itu sedikit linglung.

Dengan senapan angin membidik dan menembak.  Anjing Coklat yang Luka tersebut lari kerumah warga Blok B/ 14. Saat dikejar, malah anjing itu justru berusaha menyerang, ia lalangsung membantai menggunakan pedang. "Dikhawarkan anjing itu rabies juga, saat itu juga Fajar pulang dan menuju Puskesmas Nusa Dua usai membuang anjing itu di tempat sampah kosan," bebernya. Walaupun demikian, Fajar juga telah meminta maaf kepada semua pihak. Khususnya warga Jimbaran atau Kuta Selatan terkait tindakan spontan. (dre/rid) Editor : M.Ridwan
#bangkai anjing diseret #anjing diseret pakai motor #anjing dibantai usai gigit warga #anjing liar dibantai #viral bangkai anjing diseret