Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polair Benoa Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, setelah menerima laporan pihaknya dikerahkan melakukan identifikasi. ABK Meninggal dunia di atas kapal yang legi jangkar di dermaga barat bagian Utara, Depan PT. Bandar Nelayan Pelabuhan Benoa.
Dari sejumlah ABK yang merupakan teman-temannya diketahui bahwa, mereka sempat nongkrong di dermaga, sekitar pukul 00.00. Usai nongkrong, merek langsung naik ke atas kapal. Saat itu, Iwan sedang tidur. Karena sudah kesiangan, mereka membangunkannya untuk makan, sekitar pukul 13.00.
Para saksi membangunkan korban untuk diajak makan. Namun korban sudah dalam keadaan tidak bergerak, selanjutnya ada yang pegang tubuhnya. Saat itu posisinya balik badannya yang posisi miring kiri. Tubuhnya dibalik mengarah timur dan sudah dalam kondisi dingin. "Ternyata sudah kaku dan tak bernyawa lagi," pungkasnya.
Para ABK lainnya melaporkan hal tersebut ke wakil kapten kapal dan diteruskan ke aparat Kepolisian. Hasil identifikasi sementara, diketahui tidak ada tan-tanda mencurikan, seperti kekerasan akibat benda tumpul dan lain-lain. "Saat itu, yang bersangkutan mengenakan baju kaos dalam warna putih. Celana panjang warna biru, dan mata terbuka," kisahnya. Permasalahan tersebut ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa, penyebab kematiannya belum diketahui. (dre/rid) Editor : M.Ridwan